Update24News.id, Sumut
Polda Sumatera Utara diminta turun tangan berantas perjudian tembak ikan milik Syaiful di wilayah Serdang bedagai. Pasalnya, Perjudian yang dimotori oleh Syaiful tersebut kian hari semakin meresahkan masyarakat sekitar.
Ironisnya, Meski sudah meresahkan masyarakat, Polres Serdang bedagai terkesan tutup mata dan membiarkan perjudian tersebut bebas beroperasi tanpa adanya tindakan tegas.
Hal tersebut disampaikan salah seorang masyarakat yang mengaku resah dengan aktivitas Perjudian berkedok game ketangkasan gelanggang Permainan.
“Gak tau lagi kami mau mengadu kemana soal Perjudian itu, kalau bisa TNI lah yang turun memberantas itu. Sebab polisi di Serdang bedagai ini semua tutup mata soal itu,” beber warga mengaku bernama wati,” Selasa(13/5).
Lebih lanjut wati menerangkan, untuk menarik para pemain datang ke lokasi , panitia menempatkan wanita berparas cantik setiap tempat sebagai penjaga koin yang ditukar dengan uang.
“Apalagi, disetiap tempat itu, ada wanita cantik sebagai penarik menjaga koin yang ditukar dengan uang. Jadi sebelum bermain, terlebih dahulu kita membeli koin dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp 50 ribu. Setelah kita bayar koin, barulah kita bisa bermain di meja itu,” tuturnya.
Dan jika kita berhasil mengumpulkan banyak poin saat bermain, maka poin itu kita tukar dengan uang kepada wanita penjaga koin itu,” tukasnya.
Untuk itu wati meminta agar Polda Sumut dan TNI bekerjasama untuk turun ke Serdang bedagai memberantas perjudian tersebut.
“Kami mohon agar Polda Sumut bersama TNI turun tangan ke Sergei untuk memberantas perjudian ini. Kami sudah tidak percaya lagi dengan Polres Serdang bedagai,” sebut ibu bertubuh semampai itu.
Lebih lanjut wati mengatakan, jika perjudian itu tidak segera ditutup, Dia berencana akan mengumpulkan ibu ibu perwiritan untuk melakukan tindakan.
“Aku sekarang berusaha mengumpulkan ibu ibu perwiritan untuk menutup itu, rencananya, jika dalam Minggu ini tak juga ditindak polisi, maka kamilah ibu ibu perwiritan nantinya yang akan melakukan penutupan dan memecahkan semua meja itu. Bukannya apa ya, Kamilah sebagai ibu rumahtangga yang paling terdampak sejak judi itu Beroperasi, karena suami terkadang mengurangi uang belanja dan pulang larut malam dari tempat itu,” lirih wati lagi.
Mirisnya, Kapolres Serdang bedagai AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu,S.I.K.,.M.H, yang kerap dikonfirmasi wartawan lebih memilih tidak merespon alias bungkam seribu bahasa.
Sebelumnya dikabarkan, Perjudian berkedok game ketangkasan Tembak Ikan kian marak di wilayah Polres Serdang Bedagai.




