Update24News.id, Sumut – Program asta cita presiden Prabowo Subianto yang terus digaungkan sejak menjabat sebagai presiden republik Indonesia sepertinya hanya isapan jempol di wilayah provinsi Sumatera Utara khususnya kota Binjai.

 

Pasalnya, di wilayah kota Binjai ada Lokasi Perjudian yang sudah mirip las Vegas yang berada di jalan rukam, Brahrang Binjai wilayah hukum polres Binjai – Polda Sumatera Utara.

Lokasi perjudian itu disebut dikelola oleh seseorang berinisial Aju. Dilokasi juga tersedia berbagai jenis Perjudian seperti dadu goncang, tembak ikan dan berbagai macam jenis praktik perjudian.

 

Tidak tanggung – tanggung, perputaran uang dilokasi yang dikelola oleh Aju tersebut mencapai miliaran rupiah setiap hari.

Bahkan, dalam mengelola perjudian itu dikabarkan sudah seperti sebuah perusahaan dengan memakai tiga ship kerja.

“Kalau disini pakai ship yang mengelola, dan ada tiga ship. Bahkan ada yang dari jakarta turut mengelola lokasi ini sebagai bandar,” sebut salah seorang warga sekitar yang enggan menyebut namanya, Selasa(15/4/2025).

Lebih lanjut dikatakannya, Lokasi itu dijaga oleh beberapa orang pria berbadan tegap dan berambut cepak.

“Lokasi itu juga dijaga orang orang berbadan tegap dan rambut cepak, makanya setiap orang yang ingin masuk ke dalam harus diperiksa dan dipastikan, sehingga tidak sembarangan masuk ke dalam lokasi berpagar itu,” terang warga lainnya.

 

Warga ditemui disekitar lokasi mengaku sudah sangat resah atas keberadaan lokasi judi itu.

“Kami sebagai warga pastinya sudah sangat resah, namun kami tidak bisa berbuat banyak karena takut hal hal yang tidak diinginkan terjadi kepada kami,” tukas alim yang diamini warga lainnya.

Sebagai warga, sambung alim, “kami berharap pihak terkait atau kepolisian segera melakukan tindakan, jangan sampai kami warga yang melakukan tindakan, bisa bisa nantinya jadi ada korban jiwa kalau sudah warga yang bertindak. Tolong kepada bapak Kapolri dan Kapolda Sumut serta bapak pangdam agar segera melakukan tindakan terhadap praktik terlarang tersebut,” tutupnya.

Sampai berita ini diturunkan ke redaksi Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto belum berhasil ditemui untuk dimintai tanggapannya perihal keresahan masyarakat itu.(TIM/Red)