SIMALUNGUN |Update24News.id – Gerak cepat dan ketajaman intelijen Sat Narkoba Polres Simalungun kembali menorehkan hasil besar. Dalam satu malam operasi senyap, dua pengedar sabu berhasil diringkus di dua lokasi berbeda, sementara jalur pasokan narkoba dari Medan kini diburu aparat. Total barang bukti yang diamankan mencapai 15,94 gram bruto.

Operasi yang berlangsung Rabu, 08 April 2026 itu dipimpin Kanit I Sat Narkoba Alek Ari Sandi Sidabutar bersama Kanit II Juli Master Saragih setelah menerima laporan warga soal maraknya transaksi sabu di Dusun 3, Huta Gunung Panaborangan, Nagori Tangga Batu, Kecamatan Hatonduan, Kabupaten Simalungun.

Tanpa membuang waktu, tim bergerak ke lokasi pertama. Sekira pukul 20.00 WIB, seorang pria bernama Tunggul Purba (45) diamankan. Dari tangan tersangka, polisi menyita satu plastik klip besar dan lima plastik klip kecil berisi sabu seberat 13,55 gram bruto, timbangan digital, alat hisap rakitan, plastik kosong, uang tunai Rp240 ribu hasil penjualan, telepon genggam, serta tas yang digunakan menyimpan barang haram tersebut.

Penangkapan pertama membuka pintu jaringan berikutnya. Dalam pemeriksaan, Tunggul Purba mengaku mendapatkan sabu dari Bintang Simanjuntak di kawasan Tanah Jawa.

Tim langsung melakukan pengembangan. Hanya berselang dua jam, sekira pukul 22.00 WIB, tersangka kedua Bintang Simanjuntak (41) berhasil ditangkap di rumahnya di Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Pematang Tanah Jawa, Kecamatan Tanah Jawa. Dari lokasi kedua, polisi menemukan sabu seberat 2,39 gram bruto, uang tunai Rp433 ribu, handphone, korek api, dan tas hitam.

Dari mulut Bintang Simanjuntak, polisi memperoleh nama baru: Guntur, yang disebut sebagai pemasok utama dari kawasan Tembung, Medan. Namun saat diburu, target diduga sudah kabur dan kini masuk daftar pengejaran.

Kasi Humas Polres Simalungun Verry Purba menegaskan bahwa pengungkapan dua kasus dalam satu malam menjadi bukti tidak adanya ruang bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polres Simalungun.

“Dua lokasi, dua tersangka, satu malam. Ini bukti nyata keseriusan kami memutus mata rantai peredaran narkoba sampai ke akar-akarnya,” tegasnya.

Kini kedua tersangka mendekam di sel tahanan Sat Narkoba Polres Simalungun untuk menjalani pemeriksaan intensif. Ia memastikan perburuan terhadap jaringan di atasnya masih terus berlangsung.