Update24News.id, Dairi – Praktik Perjudian jenis togel diduga semakin hari semakin marak di Kabupaten Dairi Provinsi Sumatera Utara. Bahkan bukan menjadi rahasia umum lagi bagi masyarkat. Sebab di Kabupaten Dairi hampir setiap Desa diduga di susupi tukang tulis togel. Ironisnya sampai ke pelosok pelosok penjuru sudah ada tukang tulis yang setia menanti pelanggan yang memasang tebak angka.
Dalam sehari pelanggan bisa memasang dua kali tebak angka mulai jam 07.00 wib sampai dengan batas jam 17.00 wib. Dan pada malam hari, mulai dari jam 19.00 sampai pukul 22.00 wib. Setiap kali putaran seorang pria berbadan tegap akan mengutip uang rekapan yang kemudian akan di setorkan ke seorang bos besar yang disebut berinisial Simarmata, yang disinyalir merupakan seorang oknum anggota TNI aktif.
Dalam sehari omset pria yang kerap di panggil dengan sebutan Simarmata itu bisa mencapai ratusan juta rupiah. Itu masih togel, belum lagi mesin judi tembak ikan miliknya yang diduga tersebar di beberapa Kecamatan yang berada di Kabupaten Dairi.
“Belum pernah terdengar big bos judi togel berinisial simarmata. Dan big bos judi tembak ikan di Kabupaten Dairi ditangkap oleh Polisi. Maka dari itu, kami meminta agar semua judi togel dan tembak ikan yang masi beroperasi di Kabupaten Dairi ini segera ditangkap dan ditutup. Kami juga meminta Kodam I Bukit Barisan menyelidiki adanya dugaan oknum anggota TNI yang ikut berperan dalam mengendalikan judi di Kabupaten Diari tersebut,” ujar masyarakat yang meminta namanya tidak disebutkan.
Ia pun meminta agar togel dan judi dapat di tutup di dairi agar tidak ada lagi praktik perjudian di Kabupaten Dairi, yang mengancam generasi penerus bangsa.
“Sudah lama togel di Kabupaten Dairi ini beroperasi. Namum belum pernah ditangkap bandar besarnya. Kami juga meminta agar Pomdam I Bukit Barisan Ikut memberantas togel dan judi tembak ikan yang tersebar di Kabupaten Dairi ini. Terlebih di wilayah hukum Polsek Tiga Lingga itu diduga sangat marak yang namanya mesin judi tembak ikan dan dadu,” pungkasnya Kamis 18 September 2025 sore.
Kapolres Dairi, AKBP Otniel Siahaan saat di konfirmasi tim media ini belum terlihat memberikan tanggapan Perihal Praktik Perjudian itu.
Hal yang sama juga kami konfirmasi kepada Kasat Reskrim Iptu Wilson Manahan Panjaitan, namun sampai berita ini diturunkan ke redaksi, Kapolres dan Kasatreskrim lebih memilih tak memberi jawaban. (Tim)




