SIMALUNGUN |Update24News.id – Ungkapan haru dan rasa syukur datang dari sepasang turis asal Belanda, Joas Mardiono dan istrinya, Anjelin, usai barang berharga mereka yang sempat hilang berhasil ditemukan dan dikembalikan oleh personel Polsek Girsang Sipangan Bolon, Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara.

Peristiwa ini terjadi di kawasan wisata Danau Toba, destinasi unggulan yang kerap dikunjungi wisatawan mancanegara. Tas milik korban tertinggal di dalam taksi yang mereka tumpangi, berisi paspor, tablet, serta sejumlah dokumen penting lainnya—barang vital yang menentukan kelangsungan perjalanan mereka di Indonesia.

Kepala Seksi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, saat dikonfirmasi pada Rabu (22/4/2026) sekitar pukul 18.40 WIB, menyampaikan apresiasi atas dedikasi anggotanya. Menurutnya, ucapan terima kasih dari wisatawan asing menjadi bukti nyata bahwa pelayanan Polri yang humanis dan profesional benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk tamu dari luar negeri.

Kronologi bermula pada Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Joas dan istrinya menyadari tas mereka tertinggal di dalam taksi Sibolga. Kepanikan sempat melanda, mengingat isi tas tersebut sangat krusial. Mereka kemudian melapor ke Polsek Girsang Sipangan Bolon dengan harapan besar.

Menindaklanjuti laporan tersebut, dua personel—Aipda A. Pasaribu dan Aipda M. Samosir—bergerak cepat melakukan pelacakan. Upaya tidak berjalan mulus; nomor pengemudi taksi sempat tidak aktif. Namun, keduanya tidak menyerah. Melalui penelusuran lebih lanjut, mereka berhasil menemukan kontak pemilik kendaraan.

Koordinasi intensif pun dilakukan hingga akhirnya tas tersebut berhasil diamankan dan dikembalikan secara utuh. Serah terima dilakukan pada Rabu dini hari (22/4/2026) sekitar pukul 03.00 WIB. Seluruh isi tas dipastikan lengkap tanpa kekurangan.

Joas Mardiono tak mampu menyembunyikan rasa harunya. Ia menyampaikan apresiasi tulus kepada aparat kepolisian yang telah membantunya.

“Terima kasih kepada polisi Girsang Sipangan Bolon. Saya sangat senang. Semoga Polri semakin baik dan terus dipercaya,” ujarnya.

AKP Verry Purba menegaskan bahwa kepercayaan publik adalah hal utama yang terus dijaga institusinya. Menurutnya, kejadian ini menjadi motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus memberikan pelayanan terbaik.

“Kepercayaan adalah mahkota Polri. Kami akan terus melayani dengan sepenuh hati,” tutupnya.