Update24News.id, Siantar – Rekaman video cctv maling yang menyatroni rumah dinas wakil walikota Siantar beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman video yang dilihat update24News.id, pada Selasa 09 September 2025. Terlihat seorang pria dengan cara mengendap masuk ke pekarangan rumah dinas tepatnya dari samping mobil Dinas wakil walikota Siantar tersebut.

Pada video rekaman cctv itu, usai berhasil mengambil sangkar yang berisi burung itu, maling tersebut tampak berlari Menuju gerbang. Setibanya di gerbang, pelaku tampak buru buru dan sempat meletakkan sangkar burung hendak melompat pagar. Namun maling itu terlihat tersadar dan kembali mengambil sangkar burung itu lalu mencampakkannya keluar gerbang. Kemudian Maling tersebut dengan cepat melompat gerbang Pagar dan berhasil Membawa kabur burung peliharaan wakil walikota Siantar itu.

Sebelumnya, wakil walikota Siantar, Herlina, mengunggah sebuah video yang menjelaskan rumah dinas wakil walikota disatroni maling. Dalam video yang diunggah sebelumnya, Herlina menerangkan bahwa kejadian itu bukan kali pertama terjadi. Namun peristiwa itu kali Kedua.

Pada video sebelumnya, Herlina mengatakan sudah mengetahui alamat rumah pencuri itu. Tetapi Herlina mengaku tidak akan melakukan pelaporan atau tuntutan hukum. Namun Dirinya berharap agar pelaku dengan kesadaran sendiri untuk mengembalikannya.

Netizen Pertanyakan Kinerja Satpol-PP Siantar.

Video unggahan wakil walikota Siantar, Herlina perihal rumah dinas disatroni maling dibanjiri berbagai komentar netizen khususnya warga kota Pematangsiantar.

Berbagai komentar netizen warga Siantar mempertanyakan kinerja Satuan Polisi Pamong Praja kota Pematangsiantar. Pasalnya, menurut netizen seharusnya beberapa personel satpol PP ditugaskan untuk menjaga kemanan rumah dinas wakil walikota.

“Biasanya satpol PP menugaskan beberapa orang untuk menjaga keamanan rumah dinas walikota maupun wakil walikota. Ini kemana satpol PP yang berjaga, kok bisa rumah dinas dimasuki maling,” tulis salah satu netizen.

Sampai berita ini terpublikasi, belum diperoleh keterangan resmi dari wakil walikota Siantar maupun satuan polisi pamong praja kota Pematangsiantar.

Begitu juga perihal burung yang hilang, belum diketahui pasti apakah sudah dikembalikan atau belum.(Red/Galung)