BATU BARA | Update24News.id – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Batu Bara menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Batu Bara meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.

Ketua DPD KNPI Kabupaten Batu Bara, Mukhrizal Arif, menilai capaian tersebut merupakan prestasi yang patut diapresiasi karena mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Batu Bara di bawah kepemimpinan Bupati H. Baharuddin Siagian, SH, M.Si dan Wakil Bupati dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan, akuntabel, serta sesuai dengan standar yang berlaku.

Menurut Mukhrizal, opini WTP menjadi indikator penting bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar berdasarkan Standar Akuntansi Pemerintahan. Capaian tersebut juga menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menjaga akuntabilitas penggunaan anggaran serta memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah.

“Opini WTP merupakan indikator penting yang menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah daerah telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan. Capaian ini mencerminkan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabilitas penggunaan anggaran, serta upaya menjaga kepercayaan publik,” ujar Mukhrizal, Senin (01/06/2026).

Ia menegaskan, keberhasilan meraih WTP tidak boleh dipandang sekadar sebagai penghargaan administratif. Lebih dari itu, capaian tersebut harus menjadi fondasi bagi terciptanya pemerintahan yang profesional, tertib, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan daerah.

Meski demikian, KNPI juga memahami berbagai aspirasi masyarakat yang berharap raihan WTP dapat sejalan dengan peningkatan kualitas pembangunan dan pelayanan publik yang semakin dirasakan secara nyata di tengah masyarakat.

“Pada prinsipnya, opini WTP memang bukan ukuran langsung keberhasilan pembangunan ataupun kesejahteraan masyarakat. WTP adalah penilaian atas kewajaran laporan keuangan. Namun pembangunan yang berkualitas juga membutuhkan tata kelola keuangan yang baik. Karena itu, keduanya tidak perlu dipertentangkan, melainkan harus saling menguatkan,” lanjutnya.

Mukhrizal menilai pengelolaan keuangan yang baik harus mampu diterjemahkan ke dalam program-program pembangunan yang efektif, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Hal itu mencakup pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, hingga pengembangan sumber daya manusia.

Sebagai organisasi kepemudaan, KNPI juga berharap Pemerintah Kabupaten Batu Bara terus memberikan perhatian lebih terhadap pengembangan generasi muda melalui program kepemudaan, kewirausahaan, ekonomi kreatif, olahraga, serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia.

Lebih lanjut, KNPI mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memandang capaian WTP secara objektif dan proporsional. Menurutnya, apresiasi terhadap prestasi pemerintah perlu diberikan tanpa menghilangkan ruang kritik, evaluasi, dan pengawasan publik sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang lebih baik.

“Mengkritisi hasil pembangunan adalah hak masyarakat. Namun demikian, capaian tata kelola keuangan yang baik juga patut diapresiasi. Yang terpenting adalah bagaimana seluruh capaian tersebut dapat bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat dan terwujudnya Batu Bara yang maju, sejahtera, dan bahagia. Kami yakin Pemerintahan Bahar-Syafrizal sedang dan telah berjalan ke arah tersebut,” tegas Mukhrizal.

Di akhir pernyataannya, KNPI berharap raihan opini WTP Tahun 2025 dapat menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Batu Bara untuk semakin memperkuat integritas birokrasi, meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, mempercepat realisasi program prioritas daerah, serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Batu Bara.(Pdhlm)