Simalungun,Update24News.id – Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun Menyambut hangat silaturahmi Pengurus Dewan Pimpinan Cabang Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPC GAMKI) Simalungun, Selasa (25/11/2025).
Dalam acara tersebut, melalui Wakil Ketua Bidang Aksi dan Pelayanan DPC GAMKI sampaikan, Selamat datang di Tanah Habonaron Do Bona Pak, kita berharap agar penegakan hukum di wilayah simalungun semakin kuat khususnya dalam pemberantasan korupsi,”Ucap Andry Napitupulu
Beberapa hal yang disampaikan Andry Napitupulu, seperti Kegiatan Pentas Seni Budaya Simalungun Rumah Baca Pelita Bangsa yang diadakan tanggal 30 November, program kolaborasi bersama lintas agama se-kabupaten simalungun, dan kerja sama dalam penegakan hukum di wilayah simalungun.
“Terimakasih sudah berkunjung saya sangat senang, anak muda harus bisa lebih kreatif lagi apalagi tadi mau buat program bersama organisasi lintas agama, itu perlu dalam menjaga kerukunan demi terwujudnya toleransi di kabupaten simalungun ini,”Ucap Kepala Kejaksaan Negeri Simalungun
dilanjut, tentunya penegakan hukum harus diutamakan di instansi kejaksaan apalagi salah satu misi Bapak Presiden Prabowo Subianto dalam pemberantasan Korupsi. “Jadi jika suatu saat ada temuan pelanggaran hukum dilapangan silahkan dilaporkan langsung,”Tutur Munawan Hadi
Ditambahkan Biro Organisasi dan Komunikasi juga sampaikan, bahwa setiap upaya menurunkan kriminalitas di Kabupaten Simalungun harus dimulai dari hati.
“Keinginan tulus untuk menghadirkan masa depan yang lebih aman bagi anak-anak kita, ada pepatah katakan ‘mencegah lebih baik daripada mengobati’ artinya pendidikan adalah bentuk pencegahan paling mulia,”
Panca mengajak keluarga besar Kejaksaan Simalungun untuk ikut menyalakan cahaya ini dengan satu tindakan kecil namun penuh makna, menghadiahkan satu buku untuk perpustakaan kita bersama dan satu buku mungkin terlihat sederhana, namun bagi seorang anak, buku itu bisa menjadi jendela dunia, bagi seorang remaja bisa menjadi pintu masa depan dan bagi masyarakat Simalungun bisa menjadi pondasi perdamaian.
“Melalui literasi kita bukan hanya membangun perpustakaan melainkan membangun harapan, karakter, dan masa depan yang jauh dari kriminalitas, hal ini menjadi contoh bahwa cinta kita untuk Simalungun,” tandasnya sambil ngobrol santai dan ditutup dengan Foto Bersama.




