SIMALUNGUN |Update24News.id – Ribuan pemuda dan pelajar dari Kota Pematangsiantar dan daerah sekitarnya memadati Gedung Rajawali–Renatus, Jalan Asahan, Jumat (8/5/2026), untuk mengikuti Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Akbar bertajuk “Surga Terbuka” yang diinisiasi oleh Terang Ministry.

Kegiatan yang dimulai sejak pukul 12.00 WIB tersebut mengangkat tema besar “Raise Up The Next Generation”. Fokus utama acara ialah membekali generasi muda dengan nilai-nilai spiritual dan karakter yang kuat guna menghadapi tantangan moral serta sosial di era digital saat ini.

Evangelis Fendi Yanto hadir sebagai pembicara utama. Dalam pesannya yang diambil dari Kitab Yesaya 32:15, ia menekankan pentingnya pencurahan semangat baru bagi generasi muda agar mampu menjadi agen perubahan (agent of change) di tengah lingkungan mereka.

“Generasi muda bukan hanya pemimpin di masa depan, tetapi juga penggerak di masa sekarang. Melalui tema ‘Surga Terbuka’, kita rindu melihat adanya transformasi karakter dan pemulihan semangat bagi para pelajar di Pematangsiantar,” ujar panitia penyelenggara di sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan SMA/SMK Wilayah VI, August Sinaga, dalam sambutannya menyampaikan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya soal akademik, melainkan juga menyangkut karakter dan jati diri generasi muda.

Menurutnya, pendidikan karakter dalam iman Kristen bukan hanya berbicara mengenai perilaku, tetapi juga transformasi hati dan pembaharuan budi. Ia menyoroti masih banyaknya anak muda yang belum memiliki karakter iman yang kuat, termasuk dalam hal menghormati orang tua, menghargai sesama, dan menaati aturan secara disiplin.

“Pesan saya kepada anak-anak kami, sehebat apa pun kecerdasan akademik tanpa didukung oleh jati diri dan karakter iman Kristen, maka kalian akan sulit berkompetisi. Saya mengapresiasi panitia atas terselenggaranya kegiatan ini, dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan ke depannya,” ucap August Sinaga.

Kegiatan ini juga mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat dan lembaga keagamaan. Dukungan tersebut terlihat melalui keterlibatan BKAG Kota Pematangsiantar bersama sejumlah organisasi lainnya yang turut menyukseskan jalannya acara.

Selain sesi khotbah dan pujian penyembahan, kegiatan turut diisi dengan doa bersama untuk kemajuan Kota Pematangsiantar dan kesejahteraan bangsa Indonesia. Panitia berharap momentum KKR ini mampu memberikan dampak positif, khususnya dalam menekan angka kenakalan remaja dan mempererat persaudaraan antar-pelajar.

Samuel F. Simbolon dan Rudi Siallagan selaku narahubung kegiatan menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta yang datang dari berbagai sudut kota, meski acara berlangsung pada hari kerja dan jam sekolah.

Acara berlangsung khidmat, tertib, dan ditutup dengan pesan damai serta harapan agar generasi muda semakin bertumbuh dalam karakter, iman, dan kepedulian terhadap sesama.