Pematangsiantar | Update24News.id – Suasana Lapangan Adam Malik, Rabu (06/05/2026) siang, tampak semarak. Ratusan peserta, tokoh agama, dan masyarakat tumpah ruah menyaksikan pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-58 Tingkat Kota Pematangsiantar Tahun 2026. Di tengah gemuruh semangat religius itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menyampaikan pesan kuat: menjaga dan memperkuat kerukunan antar umat beragama.
Dalam arahan dan bimbingannya, Wesly menegaskan bahwa capaian Kota Pematangsiantar sebagai peringkat ke-4 Kota Paling Toleran di Indonesia bukan sekadar angka, melainkan hasil kerja bersama seluruh elemen masyarakat.
“Ini prestasi yang menggembirakan. Kita naik satu peringkat dari tahun sebelumnya. Mari kita jaga dan tingkatkan terus,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi kerja keras panitia dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan pembukaan MTQN dengan baik. Menurutnya, MTQN bukan hanya ajang perlombaan, tetapi bagian dari upaya membumikan nilai-nilai keagamaan sekaligus memperkuat harmoni sosial.
Wesly berharap dari ajang ini akan lahir qori dan qoriah terbaik yang mampu mengharumkan nama Kota Pematangsiantar hingga ke tingkat provinsi bahkan nasional.
“MTQN adalah syiar Islam dan ikhtiar mengagungkan Kalam Ilahi. Ini juga bagian dari pembangunan di bidang keagamaan,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pematangsiantar Timbul Marganda Lingga SH menegaskan bahwa MTQN harus menjadi sarana nyata dalam memperdalam nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
“Ini bukan sekadar mencari juara, tetapi bagaimana nilai luhur Al-Qur’an benar-benar hidup di tengah masyarakat,” katanya.
Ketua Panitia, Muhammad Hamdani Lubis SH, melaporkan bahwa MTQN tahun ini berlangsung selama tiga hari, mulai 6 hingga 8 Mei 2026, dengan diikuti 371 peserta yang berkompetisi dalam 9 cabang perlombaan. Sejumlah lokasi disiapkan sebagai arena lomba, dengan Lapangan Adam Malik sebagai astaka utama.
Pembukaan resmi ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Wali Kota, menandai dimulainya perhelatan religius tahunan tersebut.
Sebelumnya, sejak pagi hari, semangat MTQN sudah terasa melalui Pawai Ta’aruf yang dilepas langsung oleh Wesly dari Jalan Merdeka. Iring-iringan peserta berjalan melintasi sejumlah ruas jalan utama sebelum berakhir di Lapangan Adam Malik, disambut antusias masyarakat.
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Wali Kota Herlina, Ketua TP PKK Ny Liswati Wesly Silalahi, unsur Forkopimda, tokoh agama, pimpinan perbankan, serta berbagai elemen masyarakat lainnya.
MTQN ke-58 ini diharapkan tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga memperkuat nilai keimanan, kebersamaan, dan toleransi di Kota Pematangsiantar. Sebuah pesan yang digaungkan kuat dari panggung utama: keberagaman adalah kekuatan, dan kerukunan adalah kunci kemajuan.




