Update24News.id, Kutalimbaru –  

Dinilai telah menodai bulan suci Ramadhan, Warga meminta pihak kepolisian untuk segera menangkap bandar judi Berkedok Game Ketangkasan tembak ikan yang beroperasi di  blok H dan Y komplek perumahan sampai cita Kutalimbaru, kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Selain Perjudian berkedok game ketangkasan, dilokasi tersebut juga diduga menjadi lokasi peredaran narkoba jenis sabu-sabu, Ganja dan Extasi.

Hal tersebut disampaikan sejumlah warga sekitar yang mengaku sudah sangat resah dengan aktivitas perjudian yang juga menjadi lokasi peredaran gelap narkoba itu.

Kepada awak media, Sejumlah warga sekitar mengaku resah dengan kehadiran ratusan orang yang tidak dikenal silih berganti mendatangi lokasi itu yang diduga untuk membeli narkoba.

 

“Ratusan orang yang tidak kami kenal silih berganti setiap hari datang ke lokasi perjudian itu. Herannya, yang berdatangan itu tidak lama keluar kembali. Makanya kami curiga bahwa di lokasi perjudian itu ada bandar maupun pengedar narkoba,” sebut warga yang tidak bersedia menyebutkan identitas namun mengaku bermarga Sembiring.

 

Dijelaskannya, bahwa dilokasi itu juga ditempatkan wanita berparas cantik untuk menarik dan merayu yang datang ke lokasi agar ikut bermain judi, bahkan mengonsumsi narkoba.

“Disitu (Lokasi judi-Red) dibuat dijaga oleh wanita berparas cantik untuk menarik dan juga wanita itu merayu para pelanggan yang datang untuk ikut bermain judi tembak ikan itu,” tuturnya.

 

Ironisnya, sambung Sembiring, dilokasi tersebut juga kami dengar disediakan alat hisap narkoba jenis sabu dengan cara menyewa alat seharga Rp 5000,- sekali pakai.

Mirisnya, Usai mengonsumsi narkoba bersama wanita berparas cantik itu, diduga sering terjadi prostitusi terselubung.

 

Bahkan tidak jarang diantaranya pertemuan mereka diduga akan berakhir di sebuah tempat tertutup ketika selesai mengkonsumsi sabu sabu, ganja dan extasi yang dia beli di lokasi tersebut. Para pengunjung yang datang ke lokasi tersebut mayoritas penduduk sekitar dan pendatang dari Binjai, Pancur Batu dan Sunggal.

 

Ditempat tersebut bandar narkoba dan judi tembak ikan disebut sebut menjamin keamanan dan kenyamanan para pengunjung yang datang ke lokasinya, bahkan sejumlah pria berbadan besar di pekerjakan pengelola untuk menjaga pelanggan saat bertransaksi narkoba dan main judi tembak ikan. setiap hari omset yang didapatkan pengelola diduga berkisar ratusan juta rupiah dari hasil penjualan narkoba dan mesin judi tembak ikan.

 

Seorang warga yang menjadi sumber kami menjelaskan bahwa lokasi judi dan narkoba tersebut diduga dikelola oleh seorang pria berinisial H alias Hal alias Lin.

 

“Kami sudah sangat resah, terlebih di bulan puasa ini, kami ingin menjalankan ibadah puasa dengan aman,damai dan tenang, malahan ada beroperasi judi dan peredaran narkoba. Kami berharap supaya Bapak Kapolda Sumut segera menangkap dan menutup semua lokasi narkoba dan judi tembak ikan yang berada di lokasi tersebut, hanya saja saya minta nama saya tidak muat ke media demi keamanan saya,” ungkap sumber pada Senin, 3 Maret 2025.

 

Kapolsek Kutalimbaru, Akp Banuara Manurung saat di konfirmasi berjanji akan mengecek informasi tersebut.

 

“Makasih banyak informasinya abangku, segera kita cek dan lidik untuk tindak lanjuti,” ungkapnya.(***)