Update24News.id, Batu Bara – Gerakan Pemuda Batu Bara Bersih (GPBB) meminta Aparat Penegak Hukum (APH) untuk memeriksa penggunaan Dana BOS di SMAN 1 Tanjung Tiram, kabupaten Batu Bara.
Pasalnya, Kondisi Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Tiram tersebut seperti tidak terawat.
Hal tersebut disampaikan Edysyah Putra, S.Kom, kepada awak media Update24News.id,Selasa(07/7).
Edysyah Putra yang akrab disapa Putra selaku sekretaris GPBB itu mengaku prihatin melihat kondisi dan Keadaan Sekolah SMA Negeri 1 Kecamatan Tanjung Tiram itu.
“Saat ini sangat perihatin kita melihat bangunan sekolah tersebut tanpa ada perawatannya,” ujar bung Putra Pada Media Update24news.id.
Putra menerangkan, Kondisi itu diketahui saat pihaknya melakukan Investigasi ke sekolah SMAN 1 Tanjung Tiram tersebut.
“Kita sudah lakukan investigasi ke sekolah tersebut,” tandasnya.
Putra Menjelaskan, dari hasil Investigasi mereka didapati bahwa disekolah itu seperti tidak ada Dana Perbaikan Sarana Prasarana atau konsolidasi di Ruang Lingkup SMA Negeri 1 Tanjung Tiram.
Dimana terlihat jelas pada Pagar Sekeliling sekolah tampak dipenuhi lumut dan Dinding pagar yang Retak. Kemudian, Plank nama sekolah juga terlihat tidak terawat dan tampak buram.
Ironisnya, Sambungnya, Teras sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Tiram juga terlihat mengalami kerusakan berat.
“Teras sekolah terlihat sudah mau runtuh. Selain itu, Ada Juga beberapa pohon besar menjulang tinggi yang dikhawatirkan akan menimbulkan bahaya jika tidak segera ditangani,” ungkapnya.
Melihat pohon besar menjulang tinggi di lingkungan SMA Negeri 1 Tanjung Tiram itu juga menimbulkan kekhawatiran bagi warga sekitar. Sebab, ranting atau dahan pohon besar itu dapat sewaktu waktu patah dan jatuh menimpa siswa maupun masyarakat sekitar. Sehingga warga berharap agar segera dilakukan pemangkasan dahan maupun ranting pohon tersebut.
Sampai berita ini diturunkan, Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjung Tiram, Juli Siregar, S.Pd, Belum berhasil dimintai tanggapannya, upaya klarifikasi melalui telepon juga tidak disahutinya.(Pdhlm)



