PEMATANGSIANTAR | Update24News.id – Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn, menghadiri pelantikan panitia Apel Kebangsaan, Pelatihan UMKM, dan Pendidikan Kader Tingkat Muda Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Kantor Inspektorat Kota Pematangsiantar, Jalan Siatas Barita, Kelurahan Tomuan, Kecamatan Siantar Timur, Rabu (3/6/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing SSTP MSi, Kepala Dinas Perhubungan Drs Daniel Hamonangan Siregar, Plt Inspektorat Heryanto Siddik, S.STP, Kasat Intelkam Polres Pematangsiantar, Iptu Hary Isdayanto, S.H., M.H, perwakilan Korem 022/Pantai Timur Parianto Manurung, Ketua DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, S.T., M.T, Ketua DPD GAMKI Sumut Swangro Lumbanbatu, S.T., M.Si, Ketua DPD GAMKI Pematangsiantar Jon Roi Tua Purba, serta sejumlah perwakilan organisasi kepemudaan dan kemasyarakatan.
Pelantikan panitia untuk ketiga kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPD GAMKI Sumatera Utara, Swangro Lumbanbatu.
Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly Silalahi menyampaikan apresiasi kepada GAMKI yang dinilai konsisten membangun karakter, kepemimpinan, dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda.
“Pelantikan panitia bukan sekadar seremoni, melainkan awal dari tanggung jawab besar. Panitia yang dilantik hari ini memegang amanah untuk memastikan Apel Kebangsaan GAMKI Sumatera Utara dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Wesly.
Menurutnya, tema “Pulihkanlah Bangsa Kami” dengan subtema “Mewujudkan Kepemimpinan Pemuda Kristen yang Transformatif dan Inovatif” menjadi pengingat bahwa bangsa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki integritas, semangat melayani, dan kemampuan menghadirkan perubahan.
Wesly menegaskan, sebagai kota yang dikenal dengan keberagaman dan toleransi, Pematangsiantar memiliki tanggung jawab moral untuk terus merawat persatuan dan kebersamaan.
“Karena itu, saya berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang untuk memperkuat nilai-nilai kebangsaan, mempererat persaudaraan, serta membangun semangat kolaborasi antargenerasi muda,” katanya.
Ia juga berpesan kepada seluruh panitia yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, membangun komunikasi yang baik, serta menjadikan pelayanan sebagai semangat utama dalam bekerja.
“Kesuksesan sebuah kegiatan lahir dari kerja sama, kekompakan, dan komitmen bersama,” tambahnya.
Wesly menegaskan Pemerintah Kota Pematangsiantar akan terus mendukung berbagai kegiatan kepemudaan yang memberikan manfaat positif, membangun karakter, dan memperkuat persatuan.
“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh panitia yang dilantik. Semoga Tuhan Yang Maha Esa memberikan hikmat, kekuatan, dan kemampuan dalam menjalankan tugas yang dipercayakan,” pungkasnya.
Sementara itu, Ketua Umum DPP GAMKI, Sahat Martin Philip Sinurat, menjelaskan bahwa Apel Kebangsaan tahun ini akan digelar di Kota Pematangsiantar, sedangkan Pelatihan UMKM dilaksanakan di Kota Medan dan Pendidikan Kader Tingkat Muda berlangsung di Kabupaten Asahan.
Menurut Sahat, pelaksanaan berbagai kegiatan tersebut merupakan bentuk keseriusan GAMKI dalam menjalankan program organisasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, gereja, dan generasi muda.
“Tahun lalu Apel Kebangsaan dilaksanakan di Lapangan Benteng Medan. Tahun ini kita laksanakan di Kota Pematangsiantar,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dedikasi para panitia yang dinilai setia melayani dan berkorban demi kemajuan organisasi.
“Apa yang kita tabur, itulah yang akan kita tuai. Kontribusi yang kita berikan bagi daerah, khususnya Kota Pematangsiantar dan Provinsi Sumatera Utara, akan menghasilkan yang terbaik,” katanya.
Di kesempatan yang sama, Ketua DPD GAMKI Sumut, Swangro Lumbanbatu, menyampaikan bahwa Pematangsiantar dipilih sebagai tuan rumah Apel Kebangsaan karena dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi toleransi serta memiliki pemimpin yang mendukung pengembangan generasi muda.
“Banyak daerah yang ingin menjadi tuan rumah, tetapi karena Pematangsiantar dikenal sebagai Kota Toleran dan wali kotanya sangat mendukung pemuda, maka kami menetapkan Siantar sebagai tuan rumah,” ungkapnya.
Swangro menegaskan bahwa GAMKI terus membangun kolaborasi dengan berbagai elemen pemuda lintas organisasi dan lintas agama guna memperkuat persatuan serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan.
“Kita harus menjadi garam bagi semua. Kita hadir bersama berbagai organisasi kepemudaan dan menjadi mitra strategis pemerintah. Kehadiran kami di Kota Pematangsiantar mendapat sambutan yang luar biasa, dan tentu kita mendoakan agar Wali Kota Wesly Silalahi selalu diberikan kesehatan dalam memimpin,” tutupnya. (*)




