Update24News.id, Pematangsiantar – Sudah Empat bulan berlalu, Gorong -gorong jalan penghubung antara jalan Merbou – Jalan TB Simatupang, kelurahan Kahean, Kecamatan Siantar Utara mengalami anjlok tak kunjung mendapatkan perbaikan.

Anjloknya gorong gorong tersebut diduga akibat intensitas curah hujan yang cukup tinggi beberapa bulan terakhir. Ditambah lagi beberapa hari terakhir ini curah hujan cukup tinggi kian memperparah kerusakan, karena pinggiran gorong gorong menjadi tatal dan bahkan nyaris memutus akses jalan tersebut.

Kian parahnya kerusakan itu semakin mengancam keselamatan para pengguna jalan terlebih pada saat malam hari.

Atas hal itu, Warga kelurahan Kahean berharap kepada pihak terkait agar segera melakukan perbaikan gorong-gorong tersebut sebelum adanya korban.

Apalagi kondisi jalan tersebut melengkung sehingga menyebabkan pengendara nyaris terjun ke dalam gorong gorong yang mengalami kerusakan itu, khususnya bagi warga pendatang atau tamu dari luar daerah.

“Karena keadaan jalan ini menurun, sudah sering pengendara mobil pendatang mau terjun, karena dari jauh tidak kelihatan tanda tanda,apalagi orang pendatang,” kata warga mengaku Boru Pasaribu ketika ditemui dilokasi, Kamis (13/2/2025).

Lebih lanjut boru Pasaribu menjelasakan bahwa permasalahan itu sudah disampaikan kepada anggota DPRD saat melakukan reses.

“4 bulan lalu sebelum tatal,sudah disampaikan melalui Anggota Dewan pada RESES dihadapan publik dan penanda tanganan oleh warga masyarakat setempat (mohon perbaikan jalan,”ujarnya seraya menambahkan kerusakan gorong gorong itu diakibatkan karena hujan yang terus menerus.

Ia juga mengakui bahwa surat permohonan warga untuk perbaikan sudah ditembuskan ke Wali Kota Pematangsiantar, BPBD Siantar, PUTR Siantar serta DPRD Fraksi Golkar Siantar.

“Menurut kami warga Keluhan Kahean,jalan ini rawan terjadi kecelakaan Lalulintas,sebelum terjadi, Harapan kami agar segera diperbaiki karna turunan tanda tanda pun tidak terlihat dari jauh,” tuturnya.

Kepala BPBD Siantar bermarga Sihombing ketika dikonfirmasi pada bulan lalu  mengatakan, bahwa pihak BPBD Siantar sudah meninjau lokasi setelah menerima Surat pemberitahuan dari masyarakat.

“Tidak berselang lama setelah Surat warga kami terima,Kami dengan Tim meninjau langsung ke TKP dan membuat tanda tanda Rawan dan hasilnya sudah kami sampaikan kepada PUPR Siantar. Masalah pelaksanaannya kapan dikerjakan urusan PUPR lah,” kata br Hombing,KA BPBD.

Sementara, Kapala Dinas PUTR Kota Pematangsiantar Sofian Purba belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangan soal perbaikan jalan tersebut.

Saat ini, Warga berharap kepada Pemerintah Kota Pematangsiantar segera memperbaiki jalan rusak tersebut agar tidak bertambah parah dan mengganggu aktifitas warga mayarakat setempat.

Penulis: Jamidin Hutagalung

Editor: Galung