Update24News.id, Sumut

Peredaran Narkotika di wilayah perkemahan Pramuka, bandar baru, kecamatan Sibolangit, kabupaten Deliserdang, Provinsi Sumatera Utara disebut sudah sangat mengkhawatirkan.

Bebasnya peredaran narkoba yang disebut sebagai bandarnya berinisial Ad* Ginting itu membuat resah masyarakat sekitar. Sebab, warga khawatir kepada anak-anaknya turut terkontaminasi dengan Narkoba tersebut.

Hal itu disampaikan salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan demi menjaga keamanan dan kenyamanan serta keselamatan diri juga keluarganya.

“Sudah bebas kali peredaran narkoba disini pak, tolonglah bantu kami sampaikan kepada pihak berwajib untuk bertindak. Karena kami sudah sangat khawatir melihat kebebasan peredaran narkoba ini. Yang paling kami takut, anak anak kami nantinya jadi ikut terpengaruh,” ungkapnya RK kepada tim awak media melalui saluran pesan messenger,Sabtu(19/4/2025).

 

Lebih lanjut Warga berinisial RK itu membeberkan bahwa Para anggota bandar narkoba AG tersebut sangat arogan, apalagi diketahui yang datang itu awak media, sehingga RK menyarankan agar awak media tidak memasuki lokasi tanpa pendampingan Aparat, Karena EG itu menempatkan beberapa orang kenziro(mata mata di berbagai titik.

 

” Bandarnya saja bebas berkeliaran,dan kalau ada media tau masuk di sekitar sini anggotanya sangat arogan,mau mengeroyok atau hal – hal tidak di inginkan bisa terjadi. Saranku jangan masuklah pak. Dan kami khawatirkan anak – anak kami pak,takut terjerumus kedalam lingkaran mereka memakai narkoba,” beber RK.

 

“Jadi pak,kami berharap dari orang bapak yang tadi bicara ke kami ini dari Timsus Sinergitas TNI-Polri, Pers investigasi kriminal,Narcotics, sampaikan ke bapak Kapolda Sumatera Utara Maupun Ke bapak Pangdam TNI AD ya pak. Kami ingin segera desa kami ini bersih pak dari narkoba. kami takut pak akan hal ini. Kami mau bertindak kami takut di ancam pak,”ucapnya ke tim awak media.

Ditambahkan RK, Warga sekitar menduga bebasnya peredaran narkoba yang dikendalikan AdG tersebut ada campur tangan oknum nakal yang melindungi.

“Melihat bebasnya AdG dalam menjajakan barang haram itu, kami masyarakat disini menduga ada oknum yang turut berperan sebagai pelindungnya. Karena sudah terlihat terang terangan tanpa merasa takut akan ditindak,” tutupnya.

Diwaktu terpisah, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto ketika dimintai komentarnya hanya menjawab, “Siap”, tulisnya.

Hal yang sama dikonfirmasi kepada Ditresnarkoba Polda Sumut Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak juga belum merespon.

Sementara, Kapendam I BB Letkol Asrul ketika dimintai tanggapannya mengarahkan awak media untuk konfirmasi ke Dandim.

 

” Ke Dandim Dulu Pak Konfirmasi ” tulis kapendam menjawab  konfirmasi salah satu tim wartawan.

Untuk itu diharapkan kepada TNI Polri agar membentuk Tim gabungan guna memberantas peredaran narkoba di wilayah tersebut sesuai harapan masyarakat.(TIM)