MEDAN,Update24News.id – Dewan Pimpinan Wilayah Persatuan Pemuda MAS Sumatera Utara (DPW PPM SU), bersama Aliansi Mahasiswa Pemuda Peduli Sumatera Utara (AMPP SU), menggelar aksi unjuk rasa di Polda Sumut pada Senin (13/10).

Aksi unjuk rasa itu digelar mengenai permasalahan PT. Migas Sahabat Sejati (Tamora) yang berdampak terhadap kebisingan dan menimbulkan aroma bau tidak sedap selama menjalankan aktivitas bisnisnya.

 

Dalam aksinya, pihak perwakilan DPW PPM Sumut menyampaikan bahwa warga sangat terganggu atas hal tersebut, dan sebelumnya pada tanggal 09 Juli 2023, warga pernah melakukan penolakan bahkan membuat pengaduan ke Bupati Deli Serdang, DPRD Deli Serdang bahkan Polresta Deli Serdang serta instansi lainnya. Namun, hingga saat ini belum ada sikap yang berarti dalam menuntaskan persoalan tersebut.

 

“Kami mendapatkan informasi sebelumnya, bahwa masyarakat telah melaporkan kepada Direktur Pertamina yang berlokasi di Jalan Putri Hijau Medan, dengan tembusan sampai kepada Menteri BUMN atas bangunan yang diduga dimiliki seseorang yang berinisial HUS,” ujar Zulfahri, Ketua DPW PPM Sumut.

 

Selain itu, AMPP SU menduga kuat bahwa Kepala Dusun dan Kepala Desa ikut terlibat dalam persoalan tersebut dan diduga mendapatkan upeti, agar proses pembangunan tetap berjalan lancar walaupun warga tetap meminta penghentian.

 

“Kami juga turut mendesak Kapolda Sumut dan jajarannya untuk memanggil dan memeriksa Direktur Pertamina dan Direktur PT Migas Sahabat Sejati untuk segera dipanggil dan diperiksa, sebab disinyalir telah menganggu keselamatan warga karena telah mendirikan bangunan di tengah pemukiman padat penduduk,” jelasnya Ridho, Ketua AMPP SU.

 

Harapannya, pihak kepolisian selaku aparat penegak hukum untuk membentuk tim khusus dalam memeriksa seluruh oknum yang diduga terlibat diantaranya Kepala Desa yang berinisial AZ dan Kepala Dusun berinisial KAM.

 

Ia juga berharap kepada Gubernur Sumut, bahkan Bupati Deli Serdang, melalui Dinas Lingkungan Hidup untuk segera bertindak menyelesaikan persoalan yang ada.

 

“Panggil dan periksa semuanya serta proses jika terbukti bersalah, karena melakukan tindak pidana korupsi, kolusi dan nepotisme,” tegasnya mengakhiri.

 

Setelah Beberapa Waktu melakukan Orasi, Azrul selaku Sekretaris Desa bandar Labuhan menanggapi Massa aksi dan berjanji akan menghadirkan Kepala desa bandar labuhan dan Dirut PT.Migas Sahabat.

 

“Dalam waktu dekat Saya akan menghadirkan langsung Kepala Desa Bandar Labuhan dan Dirut PT. Migas Sahabat Sejati ( TAMORA) di Aula Desa Bandar Labuhan,”Ucapnya.

 

Sebelum membubarkan diri, Para massa Aksi mengatakan akan kan terus mengkawal kasus Itu sampai Aparat Penegak Hukum benar benar memberikan Tindakan sebagai mana mestinya.

 

“Kami akan terus mengkawal Persoalan ini Dan dalam waktu dekat ini kami akan melanjutkan Aksi Jilid IV Jika APH Dan Pemerintah Desa Tidak Serius dalam persoalan ini,”Tutupnya.