SIMALUNGUN | Update24News.id – Seorang warga Dusun II Hubuan, Nagori Bosar Galugur, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun, dilaporkan hanyut saat melintasi jembatan bambu menuju ladangnya di seberang Sungai Bah Tongguran, Minggu (28/6/2026).
Korban diketahui bernama Mula Sirait (58), yang akrab disapa Pak Priska. Hingga Minggu sore, korban belum ditemukan dan proses pencarian masih terus dilakukan oleh tim gabungan.
Kapolsek Tanah Jawa, Kompol Banuara Manurung, S.H., turun langsung memimpin pencarian bersama personel Polsek, pemerintah nagori, Babinsa, Bhabinkamtibmas, petugas pemadam kebakaran, dan masyarakat.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, mengatakan pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari Pangulu Bosar Galugur sekitar pukul 12.00 WIB.
“Begitu menerima informasi, Kapolsek langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan sekaligus mengoordinasikan upaya pencarian bersama unsur terkait,” ujar AKP Verry Purba.
Berdasarkan keterangan saksi, korban berangkat seorang diri sekitar pukul 08.00 WIB menggunakan sepeda motor menuju ladangnya. Sekitar pukul 09.00 WIB, saksi Bunga Sianturi mendengar suara sepeda motor berhenti di dekat lokasi penyeberangan, namun tidak melihat korban melintas.
Saat hendak pulang sekitar pukul 12.00 WIB, saksi menemukan jembatan bambu dalam kondisi patah dan bergeser dari posisi semula. Sepeda motor korban masih terparkir di lokasi, sementara korban tidak ditemukan. Upaya menghubungi telepon genggam korban juga tidak berhasil karena sudah tidak aktif.
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada warga, Pangulu Bosar Galugur, dan diteruskan ke Polsek Tanah Jawa.
Sejak pukul 12.30 WIB, tim gabungan melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian hingga sepanjang aliran Sungai Bah Tongguran. Personel yang terlibat di antaranya IPDA Abar Manik, AIPTU A.L. Siahaan, dan Bripka Virman Herianto Tampubolon, S.H.
AKP Verry Purba menyampaikan pencarian akan terus dilanjutkan dengan melibatkan Tim SAR BPBD serta berkoordinasi dengan unsur Forkopimcam.
“Kami akan terus mengoptimalkan pencarian hingga korban ditemukan. Seluruh perkembangan di lapangan juga terus kami laporkan kepada pimpinan,” katanya.
Polres Simalungun juga mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat melintasi jembatan sederhana, terutama di musim hujan atau ketika debit sungai meningkat, guna menghindari kejadian serupa.






