Update24News.id, Medan – Ikatan Mahasiswa Sumatera Utara (IMA-SU) menggelar aksi Demonstrasi didepan Mapolda Sumatera Utara, Senin (11/08/2025).
Demonstrasi mahasiswa itu menuntut agar Kapolda Sumatera Utara dan jajarannya menindak tegas dan menutup permanen segala bentuk praktik perjudian di wilayah hukum Polda Sumatera Utara Terkhusus Wilkum Polres Pelabuhan Belawan.
“Kapolda Sumut harus bersikap tegas terhadap para mafia judi. Agar program Presisi Kapolri terkait pemeliharaan keamanan dan Ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) berjalan dengan baik. Sebab, belakangan ini, praktik perjudian di Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan kian merajalela dan dikhawatirkan akan berdampak terhadap keamanan lingkungan serta dapat merusak moral masyarakat sekitar,” Seru Junaidi Selaku Koordinator Lapangan.
Kepada wartawan, Junaidi menyampaikan harapan mereka agar Kapolda Sumut lebih selektif menempatkan jabatan Kapolres.
“Harapan kami kepada Kapolda Sumut Harus Memperhatikan dan menindak tegas Jajarannya, Terkhusus Kapolres Pelabuhan Belawan. Yang dimana kita ketahui bahwasanya di Wilkum Polres Belawan Tempat Perjudian sudah menjamur bang. Seharusnya kalau kapolresnya tegas, setelah Mahasiswa memasukkan surat demo mereka (Kapolres) Sudah langsung Kelokasi dan menutup serta menangkap bos perjudiannya bang,” ucapnya.
Dan alangkah baiknya,lanjutnya lagi, bapak kapolda Mencari sosok Kapolres yang mampu dalam menindak tegas segala bentuk Perjudian. Karena ini sudah perintah dari Kapolri untuk Memberantas segala bentuk perjudian,”ujar Junaidi.
Adapun Lokasi yang diduga Tempat perjudian Tersebut yaitu :
Dijalan M.BASIR KOMPLEK MARELAN POIN.
Dan yang menjadi tuntutan dari aksi demo Ikatan Mahasiswa Sumut ini yaitu;
1. Mendesak Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara agar segera ambil tindakan tegas terhadap dugaan para mafia judi di wilayah hukum polres Belawan.
2.Meminta Kapolda Sumut membentuk tim khusus untuk menyelidiki dugaan maraknya praktik perjudian di wilayah hukum polres Belawan tepatnya di jln M.BASIR KOMPLEK MARELAN POIN dan kami menduga adanya pembackup’an sehingga kapolres Belawan dinilai sengaja tidak melakukan penindakan hukum terhadap bos judi yang ada di Wilkumnya.
3.Meminta Kapolda Sumut memanggil dan mengevaluasi jabatan Kapolres Belawan karena dinilai dan diduga lalai dalam pengawasan terhadap praktik perjudian
4.Meminta Kapolda Sumut harus segera copot jika ada jajaran / Kapolres – kapolsek yang tidak mengindahkan Instruksi dari Presiden RI Dan Kapolri apa lagi sampai berani Melindungi Para mafia judi
5.Meminta Kapolda Sumut harus segera menangkap dan Penjarakan para mafia judi yang ada di Sumatera Utara terkhusus atas dugaan kami yang ada di Wilayah Hukum Polres Belawan
6.JIKA KAPOLDA SUMATERA UTARA TIDAK MAMPU UNTUK MEMBERANTAS SEGALA BENTUK JUDI DI WILAYAH HUKUM POLRES BELAWAN LEBIH BAIK KAPOLDA SUMUT MUNDUR DARI JABATANNYA.
setelah beberapa jam melakukan orasi,Pihak Polda Sumut Yang di wakilkan kepada IPDA Regar bagian kriminal umum mengatakan akan disampaikan kepada Pimpinan, kami akan kirimkan laporan sejauh mana nanti pihak Polda yang menangani terkait yang disampaikan teman teman hari ini atas keberadaan dugaan lokasi perjudian di wilayah hukum polres belawan.Ucap IPDA Regas.
Setelah mendapatkan tanggapan dari Pihak Polda Sumut Masa Aksi Membubarkan diri dengan tertib dan mengatakan akan kembali Demo lebih besar jika tuntutan kami ini tidak diindahkan,” tutup Junaidi.
Sampai berita ini diturunkan, Kapolda Sumut maupun Kapolres Pelabuhan Belawan belum berhasil dimintai tanggapannya soal tuntutan mahasiswa tersebut.(Ismuda/Red)





