MEDAN, Update24News.id TNI Angkatan Darat (TNI AD) akan membuka pendaftaran penerimaan Calon Bintara (Caba) dan Calon Tamtama (Cata) Prajurit Karier (PK) Tahun Anggaran 2027 mulai 1 Oktober 2026.

Hal tersebut menjadi salah satu poin dalam kegiatan Video Conference (Vicon) Rapat Koordinasi (Rakor) Penerimaan Caba dan Cata PK TNI AD TA 2027 yang dilaksanakan pada Senin, 7 September 2026.

Salah satu perubahan penting dalam penerimaan kali ini adalah batas usia maksimal pendaftar yang sebelumnya 24 tahun menjadi 26 tahun. Kebijakan tersebut menjadi informasi penting bagi para calon peserta yang berencana mengikuti seleksi TNI AD TA 2027.

Dalam Rakor juga ditekankan agar proses penerimaan dapat berjalan tertib dan transparan. Panitia diminta mengupayakan agar tidak ada peserta yang gagal pada tahap seleksi administrasi (rikmin) akibat kesalahan atau ketidaksesuaian persyaratan.

Untuk penerimaan Gelombang I TA 2027, TNI AD menargetkan sebanyak 2.400 orang untuk Caba PK dan 5.800 orang untuk Cata PK.

Adapun ketentuan tinggi badan yang disampaikan dalam Rakor yakni minimal 158 sentimeter bagi Tamtama dan 163 sentimeter bagi Bintara.

Namun, salah satu penekanan utama dalam proses penerimaan adalah kondisi sehat jasmani dan rohani para calon. Pemenuhan target jumlah prajurit yang diterima pada TA 2027 diharapkan dapat berjalan sesuai kebutuhan dan permintaan pimpinan.

Tegas: Tidak Ada Calo dan Penyalahgunaan Wewenang

Dalam proses werving atau penerimaan prajurit, TNI AD kembali memberikan penekanan keras agar tidak ada pihak yang bermain, menyalahgunakan wewenang maupun melakukan praktik percaloan.

Seluruh proses penerimaan harus dilaksanakan secara transparan dan sesuai ketentuan yang berlaku. Para calon peserta juga diingatkan agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu.

Untuk mekanisme pendaftaran, proses awal akan dilaksanakan dan dikoordinasikan melalui Kodim secara offline. Selanjutnya, Ajendam akan melaksanakan pemeriksaan administrasi (rikmin) secara keliling di jajaran.

Sementara itu, Panda Daerah tidak melaksanakan seleksi dengan materi lain selain seleksi administrasi (rikmin) sesuai penekanan dalam Rakor.

Dengan dibukanya pendaftaran mulai 1 Oktober 2026, masyarakat yang memenuhi persyaratan diharapkan mempersiapkan diri sejak dini, terutama terkait kelengkapan administrasi serta kesiapan jasmani dan rohani.

Ketentuan teknis dan persyaratan lengkap penerimaan tetap perlu mengacu pada pengumuman resmi TNI AD saat pendaftaran dibuka.