JAKARTA, Update24News.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat sinergi dengan Ikatan Alumni Sinergi Integritas Muda Indonesia (IKA-SINTESIS) dalam mendorong pendidikan dan gerakan antikorupsi di tengah masyarakat.
Penguatan kerja sama tersebut dibahas dalam audiensi IKA-SINTESIS bersama Direktorat Pembinaan Peran Serta Masyarakat (Binpermas) KPK di Kantor KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (4/9) sore.
Dalam audiensi tersebut, KPK diwakili Wakil Kasatgas Binpermas Dion Handika Sumarto dan Analis Muda Direktorat Binpermas Alrazih. Sementara IKA-SINTESIS diwakili Koordinator Gading Simangunsong.
Gading menyampaikan apresiasi atas dukungan KPK, khususnya Direktorat Binpermas, terhadap berbagai program pendidikan antikorupsi yang dijalankan IKA-SINTESIS.
“Secara khusus kami menyampaikan terima kasih kepada Pimpinan KPK, Deputi dan Direktur Permas atas dukungan pada talkshow nasional Outlook Pemberantasan Korupsi 2026 yang kami selenggarakan pada Selasa (1/9) lalu,” ujar Gading.
Menurutnya, kemitraan antara IKA-SINTESIS dan KPK diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program strategis. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memperkuat peran masyarakat dalam menanamkan nilai-nilai integritas dan antikorupsi dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai bentuk apresiasi atas kemitraan yang telah terjalin, Gading juga menyerahkan plakat penghargaan kepada KPK. Plakat tersebut diterima langsung oleh Wakil Kasatgas Binpermas KPK, Dion Handika Sumarto.
Dion kemudian menitipkan pesan kepada seluruh anggota IKA-SINTESIS yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia agar terus menjaga nilai-nilai integritas dan konsisten menyuarakan sikap antikorupsi di tengah masyarakat.
“Terus jaga nilai-nilai integritas dan jangan lelah menyuarakan sikap-sikap antikorupsi di tengah masyarakat,” pesan Dion.
Audiensi ditutup dengan foto bersama serta nostalgia mengenai berbagai kegiatan SINTESIS yang pernah digelar KPK pada 2025 lalu di Jakarta.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat keterlibatan masyarakat, khususnya generasi muda dan jejaring alumni, dalam membangun budaya integritas serta meningkatkan kesadaran antikorupsi di Indonesia.






