Update24News.id, Samosir – Dua pengunjung wisata yang tenggelam saat berenang di terusan perairan danau Toba, bawah jembatan Tano Ponggol, Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara belum ditemukan.

Tim Badan SAR Nasional (Basarnas) dibantu masyarakat masih terus melanjutkan pencarian.

Sebelumnya, pada Sabtu 20 September 2025, empat orang pengunjung Samosir sedang menikmati wisata dengan berenang di terusan sungai di bawah jembatan Tano Ponggol, Samosir.

Informasi dihimpun, Disaat keempat orang tersebut sedang asik berenang, salah satu diantaranya tenggelam. Melihat temannya tenggelam itu, satu diantaranya mencoba melakukan pertolongan. Dan dua orang lainnya berupaya Meminta pertolongan masyarakat. Namun naas keduanya belum sempat tertolong dan hilang tenggelam.

Peristiwa itu dikabarkan terjadi pada 20 September 2025 sekitar pukul 17:20 wib.

Sambil menunggu Tim penyelamat dari Badan SAR Nasional, Rekan korban dibantu Masyarakat berupaya melakukan pencarian. Meski segala Upaya dilakukan rekan korban bersama masyarakat, namun belum membuahkan hasil.

Sementara Tim Basarnas yang tiba Sekitar Pukul 20:00 wib untuk melakukan pencarian juga tidak membuahkan hasil yang berarti.

Lambatnya kedatangan Tim Basarnas sempat membuat masyarakat kesal. Apalagi Tim Basarnas yang tiba dilokasi malam itu disebut tidak memiliki peralatan memadai, seperti lampu penerangan.

Kekesalan masyarakat itu diluapkan dengan meneriaki tim Basarnas. Bahkan sempat terjadi perdebatan kecil dengan salah seorang masyarakat di lokasi.

Melihat tim Basarnas yang tidak membawa peralatan memadai itu, sebagian masyarakat meneriakinya dan menyuruh pulang saja.

“Huuuu, mulak ma Hamu, boado hamu ro senter muna pe soadong, boado mangalului pake senter handphone.(Pulanglah kalian, bagaimananya kalian datang senter pun tak ada, masa mencari pakai senter handphone). Teriak salah seorang masyarakat kepada Basarnas sekitar pukul 23:00 wib.

Adapun kedua korban tenggelam tersebut yakni Jandri Pardede (24), warga Lumban Julu, Balige, kabupaten Toba dan Owen Siregar (25), warga Garoga, Kabupaten Tapanuli Utara.

Sampai saat ini, Minggu 21 September 2025, kedua korban belum ditemukan. Sementara, Tim Basarnas dibantu masyarakat masih terus melakukan pencarian.(Galung)