SIMALUNGUN |Update24News.id – Aksi dugaan kekerasan brutal terhadap seorang gadis berusia 16 tahun di Kabupaten Simalungun berakhir dengan penangkapan cepat terduga pelaku. Kurang dari 12 jam setelah korban ditemukan tak sadarkan diri di pinggir jalan dengan luka serius, polisi berhasil meringkus pria yang diduga sebagai pelakunya.

Korban NA (16) ditemukan warga pada Kamis malam (4/6/2026) sekitar pukul 23.45 WIB di Jalan Asahan KM 13, Nagori Senio, Kecamatan Gunung Malela. Saat ditemukan, korban tergeletak dalam kondisi kritis, mengalami luka di wajah dan darah mengalir dari telinganya.

Sebelum ditemukan terkapar, sejumlah saksi mengaku melihat korban mengendarai sepeda motor Honda Scoopy putih dengan membonceng seorang pria. Dalam perjalanan, pria yang berada di belakang diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban hingga gadis remaja itu berteriak meminta pertolongan.

Teriakan korban sempat terdengar warga. Namun karena mengira keduanya hanya bercanda, tidak ada yang menyangka beberapa saat kemudian korban ditemukan terkapar tak berdaya di pinggir jalan.

Mendapat laporan tersebut, personel Polsek Gunung Malela yang sedang melaksanakan patroli langsung bergerak ke lokasi. Korban dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis sebelum dirujuk ke RSU Dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar karena kondisinya yang serius.

Tidak menunggu lama, Unit Reskrim Polsek Gunung Malela bergerak melakukan pengejaran. Berbekal keterangan para saksi dan hasil penyelidikan di lapangan, polisi berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.

Pada Jumat (5/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, pria berinisial MIR (28), warga Nagori Bah Jambi I, Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi, berhasil diamankan. Saat diperiksa, terduga pelaku disebut mengakui perbuatannya.

Pengungkapan kasus dalam hitungan jam ini mendapat perhatian karena menunjukkan respons cepat aparat dalam menangani kasus kekerasan terhadap anak.

Meski demikian, polisi masih mendalami motif di balik peristiwa tersebut. Penyidik belum menutup kemungkinan adanya unsur tindak pidana lain karena hingga kini korban masih menjalani perawatan intensif dan belum dapat memberikan keterangan.

Sementara pelaku telah diamankan, perjuangan korban untuk pulih masih berlangsung. Di sisi lain, penyidik terus mengurai apa sebenarnya yang terjadi di balik peristiwa yang membuat seorang gadis 16 tahun ditemukan terkapar dan bersimbah darah di pinggir jalan pada tengah malam itu.(Red/Ril)