Pematangsiantar|Update24News.id – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-55 Tingkat Kecamatan Siantar Utara resmi ditutup dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan di halaman Kantor Camat Siantar Utara, Jalan Patuan Anggi, Kelurahan Sukadame, Selasa (14/04/2026).
Pada penutupan tersebut, Wali Kota Wesly Silalahi yang diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Zainal Siahaan menyerahkan piala juara umum kepada Kelurahan Martoba sebagai peraih Juara Umum MTQN tahun ini.
Turut menyerahkan piala kepada para pemenang, Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Utara Ny Caroline Brando Sitorus, Kepala KUA Kecamatan Siantar Utara, Sekcam Rahim Doli Sakti Siregar, serta Ny Sahfira Doli Siregar.
Dalam sambutannya, Zainal Siahaan menyampaikan apresiasi atas suksesnya pelaksanaan MTQN yang dinilai berjalan lancar, tertib, dan aman.
Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, dewan hakim, peserta, dan masyarakat yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, MTQN bukan hanya agenda seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat nilai-nilai religius, kebersamaan, serta sinergi antara pemerintah dan tokoh agama dalam membangun kehidupan sosial masyarakat.
Ia mengajak seluruh peserta agar tidak berhenti pada ajang perlombaan semata, tetapi mampu mengimplementasikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Kepada para pemenang, ia berpesan agar tidak larut dalam kebanggaan, sementara bagi peserta yang belum berhasil diminta tetap semangat dan terus belajar.
Sebelum acara penutupan, panitia menayangkan video teaser Kecamatan Siantar Utara yang mengangkat pesan tentang kebersamaan, keberagaman, serta persatuan antarumat beragama, suku, dan budaya.
Sementara itu, Camat Marlon Brando Sitorus menegaskan bahwa Kota Pematangsiantar, khususnya Kecamatan Siantar Utara, merupakan wilayah yang kaya keberagaman dan menjunjung tinggi toleransi.
Ia menyampaikan bahwa semangat hidup berdampingan harus terus diwariskan kepada generasi muda, tanpa membedakan agama, suku, maupun latar belakang budaya.
Marlon juga mengapresiasi seluruh panitia yang telah bekerja selama hampir dua pekan demi menyukseskan rangkaian kegiatan. Ia berharap MTQN ke-56 mendatang dapat digelar lebih meriah, sekaligus mendorong para juara mempersiapkan diri menghadapi MTQN tingkat Kota Pematangsiantar.
“MTQN bukan sekadar perlombaan, tetapi bagaimana membumikan Al-Qur’an di hati masyarakat Islam di Kecamatan Siantar Utara,” tegasnya.
Acara penutupan turut dihadiri jajaran Kecamatan Siantar Utara serta para lurah se-Kecamatan Siantar Utara.




