SIMALUNGUN, Update24News.id – Masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat Peduli Bandar Huluan dan Perdagangan menyampaikan surat terbuka kepada Bupati Simalungun, Kapolres Simalungun, Dandim 0207/Simalungun, Kepala BNN Kabupaten Simalungun, Camat Bandar Huluan, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

Surat terbuka tertanggal 23 Juli 2026 tersebut berisi keprihatinan masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial yang dinilai semakin meresahkan di wilayah Kecamatan Bandar Huluan dan Kota Perdagangan.

Dalam surat itu, masyarakat menyoroti dugaan maraknya peredaran narkoba di Kecamatan Bandar Huluan, keberadaan tempat hiburan malam (THM) di Kota Perdagangan yang disebut berdekatan dengan tempat ibadah dan sekolah, praktik perjudian berkedok mesin tembak ikan, hingga dugaan praktik SPA plus-plus di sepanjang Jalan Sutomo.

Masyarakat menilai berbagai aktivitas tersebut berpotensi merusak moral generasi muda, mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta mengikis nilai-nilai religius dan budaya yang selama ini menjadi identitas masyarakat Simalungun.

Keterangan foto: Salinan Surat Terbuka yang diterima Media

“Kondisi ini bukan hanya merusak moral dan akhlak generasi muda, tetapi juga dapat menimbulkan gangguan kamtibmas, keretakan sosial, serta mencoreng nilai-nilai religius dan budaya masyarakat,” demikian kutipan isi surat tersebut.

Melalui surat terbuka itu, warga mendesak pemerintah daerah dan aparat penegak hukum untuk segera mengambil langkah konkret. Mereka meminta dilakukan penyelidikan dan penindakan tegas terhadap dugaan peredaran narkoba di Bandar Huluan, penertiban serta penutupan THM yang dianggap melanggar ketentuan, pemberantasan segala bentuk perjudian termasuk mesin tembak ikan, hingga penindakan terhadap dugaan praktik SPA plus-plus yang dinilai bertentangan dengan hukum dan norma kesusilaan.

Selain itu, masyarakat juga meminta peningkatan patroli, pengawasan, serta operasi gabungan secara rutin di lokasi-lokasi yang dianggap rawan terhadap berbagai penyakit masyarakat.

Tak hanya kepada pemerintah dan aparat, surat tersebut juga mengajak tokoh agama, tokoh adat, tokoh pemuda, dan organisasi kemasyarakatan untuk bersatu menjaga lingkungan serta berani menyuarakan penolakan terhadap aktivitas yang dinilai dapat merusak masa depan generasi muda.

Masyarakat berharap surat terbuka tersebut mendapat perhatian serius dari seluruh pihak terkait sehingga langkah nyata dapat segera dilakukan demi menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba, perjudian, maupun praktik-praktik yang bertentangan dengan norma hukum dan sosial.

“Besar harapan kami agar pemerintah daerah dan aparat penegak hukum benar-benar mendengar jeritan hati masyarakat dan bertindak nyata demi menyelamatkan generasi masa depan,” tulis Masyarakat Peduli Bandar Huluan dan Perdagangan dalam surat terbuka tersebut.(Red)