JAKARTA, Update24News.id– Wali Kota Pematangsiantar, Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menerima BKPRMI Award sebagai bentuk apresiasi atas kepeduliannya terhadap anak yatim dan pemuda masjid. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam acara puncak Milad ke-49 Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Tavia Heritage Hotel, Jakarta, Minggu (25/10/2026).
Penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas perhatian dan kepedulian Wesly terhadap masyarakat, khususnya anak yatim serta generasi muda yang aktif dalam kegiatan keagamaan dan kemasjidan.
Acara puncak Milad ke-49 BKPRMI tersebut turut dihadiri Ketua DPD RI Dr. (H.C.) Sultan Bachtiar Najamuddin, perwakilan Menteri Dalam Negeri dan Menteri Agama, Ketua Majelis Pertimbangan Pusat (MPP) BKPRMI Datuk H. Said Aldi Al Idrus, S.E., M.M., Ketua Umum DPP BKPRMI H. Nanang Mubarak, serta jajaran pengurus DPW dan DPD BKPRMI dari seluruh Indonesia.
Dalam sambutannya, Menteri Koperasi Ferry Juliantono yang juga merupakan pembina BKPRMI menegaskan dukungan pemerintah terhadap berbagai program organisasi tersebut, terutama program yang berorientasi pada kepentingan umat, pemakmuran masjid, serta peningkatan kesejahteraan guru mengaji di Indonesia.
Menurut Ferry, BKPRMI merupakan organisasi yang telah berdiri sejak 1971 dan terus berkembang hingga menjangkau berbagai daerah di Indonesia. Dengan jaringan dan kiprahnya tersebut, BKPRMI dinilai layak menjadi mitra strategis pemerintah dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.
Dukungan terhadap pengembangan organisasi itu juga diwujudkan melalui penandatanganan nota kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) antara BKPRMI dan Kementerian Koperasi. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan serta pengembangan kapasitas pemuda masjid dan guru mengaji.
Sementara itu, Ketua Umum DPP BKPRMI H. Nanang Mubarak menegaskan bahwa organisasinya akan terus memperjuangkan kesejahteraan guru mengaji, termasuk pemenuhan hak atas upah yang layak dan perlindungan jaminan sosial melalui BPJS.
Ia juga menyampaikan bahwa Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) telah bersedia menanggung iuran BPJS bagi 20.000 guru mengaji sebagai bagian dari upaya meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan mereka.
Selain Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, BKPRMI Award juga diberikan kepada Bupati Manokwari, Sekretaris Daerah Jeneponto, dan Wakil Bupati Sumedang.
Usai menerima penghargaan, Wesly menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada BKPRMI atas penghargaan yang diberikan kepadanya.
Ia mengaku tidak menyangka kegiatan berbagi dengan anak yatim yang dilakukannya pada bulan Ramadan lalu mendapat perhatian hingga berbuah penghargaan dari BKPRMI.
“Saya sendiri tidak menyangka kegiatan peduli anak yatim saat bulan Ramadan lalu ternyata mendapat perhatian dari BKPRMI. Saat itu, saya hanya ingin berbagi agar anak-anak yatim bisa merasakan kebahagiaan, khususnya menjelang Hari Raya Idulfitri,” ujar Wesly.
Ia berharap, penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kepedulian sosial bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar, khususnya dalam mendukung anak yatim dan memberdayakan pemuda masjid.
“Semoga ke depannya saya bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar bisa memberikan yang lebih baik lagi, termasuk kepada pemuda masjid,” tutupnya.
Dengan penghargaan ini, diharapkan kepedulian terhadap anak yatim dan pemberdayaan generasi muda melalui kegiatan keagamaan dapat terus ditingkatkan, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi kemasyarakatan.(*)






