Update24News.id, Sumut – Beredar sebuah video viral di Media sosial, Anggota DPRD Tapanuli Tengah dari Fraksi Partai Gerindra Deni Herman Hulu menyebut orang yang melakukan Portal jalan merupakan orang kolot, kampungan serta orang hutan.

Pernyataan itu dilontarkannya didepan melaksanakan reses di daerah pemilihan IV kecamatan Tapian Nauli, kabupaten Tapanuli Tengah.

Dalam video yang dilihat Update24News.id, pada Senin 22 September 2025, Deni Herman Hulu mengatakan bahwa dirinya tidak menyetujui adanya portal yang dibuat masyarakat.

“Saya tidak setuju dengan portal-portal, Kalau mau kerja bagus-baguslah. Karena portal portal-portal, kampungan itu, kolot. Macam dihutan main portal portal-portal. Yang main portal portal-portal orang utan itu,”ucapnya.

Dia juga mengatakan bahwa tanah orangtuanya banyak, namun dirinya tidak mau membuat portal.

“Kalau mau main portal-portal itu tanah bapakku banyak itu, tapi saya pemikirannya luas gak mau buat portal-portal,” ujarnya.

“Kalau buat portal-portal itu kolot, kampungan, orang utan itu,” ulangnya menegaskan.

Kemudian, Deni Herman Hulu meminta maaf kepada pendukungnya jika ada yang ikut melakukan portal-portal.

“Kalau pun ada pendukung saya main portal-portal, saya mohon maaf seribu kali maaf. Saya tidak setuju dengan portal-portal,” tukasnya.

Pernyataan yang disampaikan Deni Herman Hulu, anggota DPRD Tapanuli Tengah dari Fraksi Partai Gerindra ini pun menuai berbagai tanggapan.

Sebagian besar masyarakat menilai bahwa pernyataan itu lebih condong membela Pengusaha dibandingkan membela masyarakat.

Tanpa Ia sadari bahwa pernyataannya itu telah melukai hati masyarakat. Karena sudah terkesan merendahkan masyarakat yang memilihnya untuk membawa suara rakyat di DPRD Tapanuli Tengah.

Namun, sampai berita ini diterbitkan, belum diperoleh keterangan resmi dari Deni Herman Hulu terkait pernyataannya tersebut.