JAKARTA, Update24News.id – Tiga organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan yang tergabung dalam Gerakan Nasional & Aspirasi Rakyat menyatakan komitmen bersama untuk mendukung sekaligus mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Mereka mendesak pemerintah mengambil langkah konkret dalam memberantas praktik mafia, dugaan penyalahgunaan kekuasaan, serta dominasi oligarki yang dinilai berpotensi merugikan masyarakat dan mengancam kepentingan nasional.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk konsolidasi gerakan moral dan sosial yang melibatkan tiga elemen, yakni Gerakan Pendukung Presiden dan Aspirasi Rakyat (GEPPAR), Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (KAM Sumut Millenial), serta Gerakan Pendukung Reformasi Polri (Peduli Masyarakat), Senin(26/10/2026).
Ketiga elemen ini menyatukan aspirasi masyarakat dengan fokus pada penguatan pemerintahan yang berpihak kepada rakyat, pemberantasan praktik mafia, serta penegakan hukum yang adil, transparan, dan profesional.
Aliansi tersebut menegaskan bahwa dukungan terhadap pemerintah harus berjalan beriringan dengan pengawasan publik agar penyelenggaraan negara tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat luas.
Tiga Organisasi Satu Komitmen
Gerakan Pendukung Presiden dan Aspirasi Rakyat (GEPPAR) merupakan wadah perjuangan masyarakat akar rumput yang berkomitmen menyuarakan aspirasi rakyat kecil. Organisasi ini mendorong reformasi menyeluruh serta pemberantasan praktik mafia hukum dan ekonomi demi terwujudnya keadilan bagi masyarakat.
Sementara itu, Kolaborasi Anak Muda Sumut Millenial (KAM Sumut Millenial) merupakan gerakan yang melibatkan pemuda, aktivis, dan mahasiswa di Sumatera Utara. Organisasi ini berupaya memperjuangkan kebenaran, menolak praktik oligarki yang dinilai dapat membatasi kesempatan generasi muda, serta mendorong terciptanya masa depan yang lebih adil dan berdaya saing.
Adapun Gerakan Pendukung Reformasi Polri (Peduli Masyarakat) merupakan elemen masyarakat sipil yang mendorong penegakan hukum secara bersih, adil, transparan, dan profesional. Gerakan ini juga menekankan pentingnya keberanian aparat penegak hukum dalam mengusut dan menindak kejahatan terorganisasi di berbagai sektor strategis sesuai dengan ketentuan perundang-undangan.
Dalam deklarasi bersama di Jakarta, Gerakan Nasional & Aspirasi Rakyat menyampaikan tiga poin utama sebagai landasan gerakan mereka.
Pertama, mendukung dan mengawal kepemimpinan nasional.
Ketiga elemen menyatakan komitmennya untuk mendukung dan mengawal kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dalam menjalankan pemerintahan serta merealisasikan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan rakyat.
Dukungan tersebut, menurut mereka, harus sejalan dengan upaya mewujudkan Indonesia yang maju, berdaulat, dan mampu memberikan kesejahteraan bagi seluruh masyarakat.
Kedua, mendesak pemberantasan mafia dan praktik oligarki yang merugikan negara.
Aliansi tersebut mendesak aparat penegak hukum, termasuk Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kejaksaan Agung, dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), agar menjalankan tugas secara profesional, transparan, dan berani mengusut setiap dugaan pelanggaran hukum.
Sejumlah sektor yang menjadi perhatian meliputi pertanahan, pertambangan, dan distribusi bahan bakar minyak (BBM). Mereka juga menyoroti dugaan penguasaan sumber daya alam untuk kepentingan kelompok tertentu yang berpotensi mengesampingkan kepentingan masyarakat luas.
Aliansi menegaskan bahwa penegakan hukum harus dilakukan secara konsisten dan tanpa diskriminasi. Setiap dugaan pelanggaran harus ditindaklanjuti berdasarkan bukti yang sah serta melalui mekanisme hukum yang berlaku.
Ketiga, menjadi saluran aspirasi masyarakat yang independen.
Gerakan Nasional & Aspirasi Rakyat berkomitmen menjadikan aliansi tersebut sebagai wadah penyampaian aspirasi masyarakat secara terbuka, objektif, dan bertanggung jawab.
Melalui gerakan ini, ketiga elemen berharap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat mendapat perhatian serius dari pemerintah dan instansi terkait. Dengan demikian, upaya mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia dapat berjalan lebih optimal.
Ketiga elemen menegaskan bahwa dukungan pemuda dan masyarakat terhadap pemerintahan Presiden Prabowo Subianto harus disertai komitmen nyata dalam memberantas praktik mafia, menindak pelanggaran hukum, serta melindungi kepentingan rakyat.
Mereka menilai keberanian pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mengusut berbagai praktik yang diduga merugikan negara merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kepercayaan publik terhadap institusi pemerintahan.
Sebagai tindak lanjut dari pernyataan sikap tersebut, Gerakan Nasional & Aspirasi Rakyat menyatakan akan terus menjalankan fungsi pengawasan sosial terhadap kinerja instansi publik dan aparat penegak hukum, baik di tingkat daerah maupun nasional.
Pembina GEPPAR, Syamsul Bahri Purba, S.H., menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus mendukung Presiden Prabowo Subianto sekaligus mengambil bagian dalam upaya pemberantasan praktik mafia dan oligarki yang dinilai merugikan negara.
“Kita mendukung dan setia di barisan Prabowo Subianto. Kita juga akan bersama-sama mengawal pemerintahan dan ikut serta dalam upaya memberantas mafia dan oligarki yang selama ini dinilai merusak NKRI,” tegas Syamsul Bahri Purba.
Ia menegaskan bahwa dukungan terhadap kepemimpinan nasional perlu diwujudkan melalui partisipasi aktif masyarakat dalam mengawal kebijakan pemerintah serta mendorong penegakan hukum yang berkeadilan.
Melalui deklarasi tersebut, Gerakan Nasional & Aspirasi Rakyat berharap terbangun sinergi yang kuat antara pemerintah, aparat penegak hukum, pemuda, dan masyarakat sipil untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, penegakan hukum yang berkeadilan, serta pengelolaan sumber daya negara yang mengutamakan kepentingan rakyat.(TIM)






