KARO, Update24News.id – Erupsi Gunung Sinabung kembali menjadi perhatian serius. Menyikapi aktivitas vulkanik tersebut, Satuan Brigade Mobil (Satbrimob) Polda Sumatera Utara menyiagakan sebanyak 1 Satuan Setingkat Kompi (SSK) atau 100 personel untuk mendukung penanganan serta mengantisipasi dampak erupsi di Kabupaten Karo.

Ratusan personel tersebut diberangkatkan dengan dukungan berbagai perlengkapan operasional untuk menghadapi kondisi darurat di lapangan. Selain kendaraan operasional dan alat komunikasi, personel juga dibekali tenda lapangan, water treatment, perlengkapan evakuasi hingga drone untuk menunjang pemantauan dan penanganan di wilayah terdampak.

Kesiapsiagaan ini menjadi bagian dari langkah cepat kepolisian dalam menghadapi potensi gangguan keselamatan masyarakat akibat aktivitas Gunung Sinabung. Personel Satbrimob Polda Sumut juga melakukan koordinasi dengan Polres Tanah Karo, BPBD, Basarnas serta instansi terkait guna memastikan penanganan berjalan terpadu.

 

Di tengah meningkatnya kewaspadaan terhadap aktivitas gunung api, masyarakat maupun pengunjung diimbau tidak mendekati kawasan berbahaya. Mereka diminta menjauhi zona merah dan mematuhi setiap rekomendasi resmi dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG).

 

Kehadiran personel Brimob bukan sekadar pengerahan kekuatan, tetapi merupakan bagian dari strategi respons cepat untuk memastikan proses evakuasi, bantuan kemanusiaan dan penanganan dampak bencana dapat dilakukan sewaktu-waktu apabila situasi berkembang.

 

Dengan personel dan peralatan yang telah disiapkan, Satbrimob Polda Sumut menegaskan kesiagaannya untuk membantu masyarakat menghadapi ancaman bencana vulkanik di wilayah Sumatera Utara.

Brimob hadir, tanggap dan siap membantu masyarakat.