SIMALUNGUN |Update24News.id – Setelah hampir tiga pekan menunggu adanya pihak keluarga yang datang mengidentifikasi, Polsek Bandar Huluan, Polres Simalungun akhirnya melakukan pemakaman terhadap jenazah perempuan tanpa identitas (Mrs X) yang sebelumnya ditemukan mengapung di Sungai Bah Bolon.

Jenazah tersebut ditemukan di pinggiran Sungai Bah Bolon, Huta III Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, pada Minggu (17/5/2026). Karena hingga kini identitas maupun keluarganya tidak berhasil ditemukan, proses pemakaman dilakukan pada Rabu (3/6/2026).

Pemakaman dilaksanakan oleh tim forensik di kompleks pemakaman khusus jenazah tanpa identitas milik RSUD dr. Djasamen Saragih, Kota Pematangsiantar. Proses tersebut turut disaksikan langsung oleh Kanit Reskrim Polsek Bandar Huluan, IPDA Amry Sitanggang, SH.

IPDA Amry Sitanggang mengatakan pihak kepolisian telah melakukan berbagai upaya untuk mengungkap identitas korban, termasuk berkoordinasi dengan berbagai pihak. Namun, seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil.

“Kami sudah berupaya mencari identitas dan keluarga dari jenazah Mrs X ini, tetapi tidak ditemukan. Selain itu, hasil autopsi juga tidak menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan, sehingga diputuskan untuk dilakukan pemakaman,” ujar IPDA Amry.

Sementara itu, Kepala Ruangan Jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih, Roni Sibarani, membenarkan bahwa pemakaman dilakukan berdasarkan surat permohonan dari Polsek Bandar Huluan.

“Jenazah Mrs X telah dimakamkan dan lokasi makamnya diberikan tanda khusus sehingga dapat diketahui apabila suatu saat nanti keluarga korban berhasil ditemukan,” kata Roni.

Sebelumnya, jenazah perempuan tanpa identitas tersebut ditemukan oleh dua warga yang sedang menjaring ikan di aliran Sungai Bah Bolon. Kedua saksi, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), saat itu menyusuri sungai dari kawasan Kampung Simponi Perdagangan menuju hilir Nagori Sugarang Bayu.

Sekitar pukul 16.00 WIB, saat berada di Huta II Nagori Bah Lias, keduanya melihat sesosok tubuh mengapung dan tersangkut di ranting pohon waru di pinggir sungai. Setelah didekati, mereka memastikan bahwa benda yang terlihat tersebut adalah mayat, lalu segera melaporkannya kepada petugas keamanan kebun Bah Lias.

Informasi itu kemudian diteruskan kepada Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor, SH, MH. Bersama Kanit Reskrim IPDA Amry Sitanggang, personel piket dan Tim Inafis langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara.

Saat ditemukan, kondisi jenazah sudah membusuk dengan sejumlah bagian tubuh mengalami kerusakan. Tim Inafis kemudian mengevakuasi jenazah pada malam harinya sekitar pukul 20.30 WIB dan membawanya ke Ruang Jenazah RSUD dr. Djasamen Saragih untuk keperluan identifikasi dan autopsi.

Meski Tim Inafis Polres Simalungun telah berupaya melakukan identifikasi menggunakan peralatan forensik, kondisi jenazah yang sudah rusak dan membusuk membuat identitas korban tidak dapat diketahui hingga akhirnya dimakamkan sebagai Mrs X.(Ril/Red)