Batu Bara |Update24News.id – Langkah strategis untuk membuka peluang investasi internasional terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Batu Bara. Kali ini, Bupati Batu Bara Baharuddin Siagian menerima langsung kunjungan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Medan, Huang He, di ruang kerjanya di Kecamatan Lima Puluh, Selasa (7/4/2026).
Pertemuan ini bukan sekadar kunjungan formal. Di baliknya, tersimpan agenda besar: memperkuat hubungan kerja sama sekaligus membuka pintu investasi asing ke wilayah yang tengah berkembang pesat tersebut.
Bupati didampingi Wakil Bupati Syafrizal serta sejumlah pimpinan OPD strategis, mulai dari sektor ketenagakerjaan, perindustrian, koperasi, hingga penanaman modal. Hal ini menunjukkan keseriusan Pemkab Batu Bara dalam menyambut peluang kolaborasi lintas negara.
Dalam dialog yang berlangsung hangat, Baharuddin memaparkan potensi unggulan daerah, terutama di sektor industri dan pertanian. Ia menegaskan, Batu Bara bukan sekadar wilayah transit, melainkan kawasan dengan daya saing investasi yang terus tumbuh.
“Pemerintah Kabupaten Batu Bara berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor. Ini bagian dari upaya percepatan pembangunan daerah,” tegasnya.
Salah satu daya tarik utama yang ditawarkan adalah keberadaan kawasan industri strategis di Kuala Tanjung yang dikelola oleh PT Prima Pengembangan Kawasan. Kawasan ini dinilai memiliki posisi vital dalam mendukung arus investasi dan aktivitas industri berskala besar.
Sebagai simbol persahabatan dan penghormatan, kedua pihak saling bertukar cendera mata. Bupati menyerahkan kain songket khas daerah dan plakat, sementara Konsul Jenderal Huang He membalas dengan cendera mata dari pihaknya.
Kunjungan ini diharapkan tidak berhenti pada seremoni semata. Bupati menaruh harapan besar agar kerja sama konkret segera terwujud, khususnya dalam pengembangan sektor industri dan pertanian yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dengan langkah ini, Batu Bara menunjukkan diri sebagai daerah yang tidak hanya terbuka, tetapi juga siap bersaing dalam peta investasi global.(Pdhlm)




