TAPANULI TENGAH, Update24News.id – Kecelakaan tunggal terjadi di Jalan Sibolga–Tarutung Km 16, Desa Rampa, Kecamatan Sitahuis, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sabtu (25/7/2026) sekitar pukul 04.30 WIB. Satu unit minibus Mitsubishi L300 bernomor polisi BK 1243 ACY terjun ke jurang sedalam kurang lebih 60 meter setelah pengemudi kehilangan kendali.

Kendaraan tersebut dikemudikan oleh Jarmen Nasution (53), warga Kelurahan Sitinjak, Kecamatan Angkola Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan. Saat kejadian, korban diketahui berkendara seorang diri tanpa penumpang.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, mobil melaju dari arah Tarutung menuju Sibolga. Namun setibanya di lokasi kejadian yang dikenal memiliki kontur jalan berliku dan menurun, kendaraan diduga mengalami hilang kendali (out of control) hingga keluar dari badan jalan dan terperosok ke jurang di sisi kanan jalan.

Akibat kecelakaan tersebut, kendaraan mengalami kerusakan berat dan ringsek parah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, pengemudi mengalami luka berat dan langsung dievakuasi ke RSUD Metta Medika Sibolga untuk mendapatkan perawatan medis.

Kasat Lantas Polres Tapanuli Tengah, AKP Dela Antomi, S.H, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, personel Satlantas Polres Tapteng segera turun ke lokasi guna melakukan penanganan dan olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Petugas telah melakukan penanganan di TKP, mengamankan barang bukti serta meminta keterangan sejumlah saksi yang berada di lokasi kejadian,” ujar AKP Dela Antomi.

Dua saksi yang dimintai keterangan yakni Ibrani Liberta Lubis (30) dan Togu Lasniroha Tampubolon (43).

Polisi masih melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan. Sementara itu, masyarakat diimbau agar lebih berhati-hati saat melintas di jalur Sibolga–Tarutung yang memiliki banyak tikungan tajam dan medan jalan yang menantang.

AKP Dela Antomi juga mengingatkan pengendara agar memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan layak sebelum melakukan perjalanan.

“Jangan memaksakan diri mengemudi saat mengantuk, lelah, atau kondisi kesehatan tidak prima. Keselamatan harus menjadi prioritas utama untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.

Sumber: Humas Polres Tapanuli Tengah.