Pematangsiantar |Update24News.id – Kepedulian nyata ditunjukkan keluarga besar Punguan Pomparan Raja Silahisabungan (PPRS) Siantar dan sekitarnya dengan menyerahkan kunci rumah baru kepada Tional boru Samosir (84), korban kebakaran yang terjadi pada 18 Februari 2026 lalu.
Rumah yang berada di Jalan Bahkora, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Siantar Marihat, Pematangsiantar itu sebelumnya hangus dilalap api, memaksa Tional bersama anak dan cucunya tinggal di tenda darurat.
Sehari pascakejadian, Ketua PPRS Siantar Sekitarnya Ir. Jhon Hugo Silalahi bersama Sekjen Dapotan Silalahi langsung turun ke lokasi untuk melihat kondisi korban. Tersentuh dengan situasi tersebut, pengurus PPRS segera menggalang donasi dari keluarga besar pomparan Raja Silahisabungan.
“Suami dari Tional boru Samosir bermarga Doloksaribu yang merupakan bagian dari keturunan Raja Silahisabungan. Atas dasar itu, kami merasa ikut merasakan kesedihan korban,” ujar Jhon Hugo Silalahi.
Dalam waktu sekitar satu bulan, donasi yang terkumpul mencapai Rp82 juta. Dana tersebut kemudian digunakan untuk membangun kembali rumah korban menjadi bangunan permanen yang layak huni.
Proses pembangunan pun rampung, dan pada Selasa (7/4/2026) dilakukan penyerahan kunci rumah secara sederhana dari kepala tukang kepada pemilik rumah.
Dengan penuh haru, Tional boru Samosir menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh pihak yang telah membantu.
“Terimakasih banyak saya ucapkan kepada Ketua PPRS Jhon Hugo Silalahi dan seluruh pengurus. Semoga sehat selalu dan diberkati Tuhan,” ujarnya.
Sekjen PPRS Siantar Sekitarnya, Dapotan Silalahi, menambahkan bahwa donasi tidak hanya datang dari anggota di Siantar, tetapi juga dari keluarga besar Toga Raja Doloksaribu di berbagai daerah.
“Ini murni bentuk kepedulian sosial. Seluruh biaya pembangunan berasal dari donasi, bukan dari kas punguan,” jelasnya.
Ia juga menyebutkan bahwa aksi sosial ini bukan yang pertama. Pada tahun 2024 lalu, PPRS juga membangun rumah permanen untuk korban kebakaran dari marga Haloho.
Di akhir kegiatan, PPRS berharap Pemerintah Kota Pematangsiantar dapat lebih hadir dalam membantu korban kebakaran di masa mendatang.
“Belajar dari peristiwa ini, tidak ada bantuan dari Pemko. Ke depan kami berharap ada perhatian khusus, terutama untuk membantu pembangunan rumah korban kebakaran,” tutup Dapotan Silalahi. (***)




