Update24News.id, Sumut – Meski sudah mendapat sorotan dari Forum Pemuda Pejuang Indonesia Sumatera Utara (FPPISU) Pelaksana Tugas (Plt) Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman,S.I.K.,M.H, lebih memilih bungkam soal Maraknya Perjudian berkedok game ketangkasan di wilayah hukum polres pelabuhan Belawan, Medan, Sumatera Utara.

 

Mirisnya, Sampai saat ini, Perjudian berkedok game ketangkasan yang membuat resah masyarakat itu masih tetap beroperasi tanpa adanya tindakan tegas dari Polres Pelabuhan Belawan – Polda Sumatera Utara.

 

Padahal, Instruksi Kapolri sudah tegas memerintahkan agar seluruh jajaran polri memberantas segala kegiatan yang meresahkan masyarakat seperti Judol, Narkoba, Premanisme.

 

Pernyataan itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara terbuka didepan Mabes polri, Jalan Trunojoyo, jakarta,Pada 16 Mei 2025 lalu.

 

Namun, Ironisnya, Pernyataan tegas Kapolri tersebut tampaknya dianggap Pepesan kosong oleh Jajaran Polres Pelabuhan Belawan – Polda Sumatera Utara.

 

Sementara, Plt Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Wahyudi Rahman yang berulangkali dikonfirmasi Update24News.id perihal itu dan Rencana Aksi Demo Kelompok pemuda di Mapolda Sumut lebih memilih tidak merespon alias bungkam.

 

Adapun lokasi yang menjadi tempat praktik perjudian jenis tembak ikan dan bola bola yang menjadi sorotan FPPISU diantaranya, di Komplek Perumahan Marelan Point, kecamatan Medan Marelan. Di jalan M. Basir kecamatan Medan Labuhan Tepatnya didepan SPBU simpang martubung, Kecamatan Medan Deli Komplek kota baru, Jalan Platina Raya.

 

 

Bahkan FPPISU bakal menggelar aksi demonstrasi di mapolda Sumut pada 03 Juni 2025 mendatang untuk mendesak Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto agar mengambil tindakan tegas terhadap Plt Kapolres Pelabuhan Belawan dan jajarannya yang dinilai telah lalai dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

FPPISU juga akan mendesak Kapolda Sumut agar memanggil dan memeriksa Plt Kapolres Pelabuhan dan jajarannya serta Mencopot Jabatan jika terbukti terlibat apalagi sampai melindungi aktivitas Perjudian tersebut.

 

Sampai berita ini dipublikasikan, Plt Kapolres Pelabuhan Belawan belum memberikan respon atau tanggapan pesan konfirmasi yang dikirimkan via WhatsApp dan konfirmasi ulang juga tetap diabaikan meski pesan WhatsApp tersebut terlihat telah masuk dan dibacanya.(Red/TIM)