PEMATANGSIANTAR, Update24News.id – Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar terus memperkuat transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui pengembangan Dashboard Satu Data sebagai platform terintegrasi untuk mendukung peningkatan kualitas layanan publik, monitoring kinerja, dan penyusunan kebijakan berbasis data secara real time.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama Mendukung Dashboard Satu Data yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kota Pematangsiantar di Ruang Rapat Kantor Dinas Kominfo, Jalan WR Supratman, Selasa (7/7/2026) siang.

Program Dashboard Satu Data merupakan rancangan proyek perubahan dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Sumatera Utara. Platform ini diharapkan menjadi fondasi tata kelola pemerintahan berbasis data untuk mengintegrasikan layanan, memantau kinerja perangkat daerah, serta mendukung pengambilan kebijakan yang lebih akurat.

Kegiatan tersebut dihadiri Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan Happy Oikumenis Daely, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing, Kepala BPS Pematangsiantar Ratna Ulih Naibaho, Kepala BPKPD Alwi Adrian Lumban Gaol, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Arri Suaswandhy Sembiring, Kepala Dinas Koperasi UKM dan Perdagangan Herbet Aruan, Kepala Dinas Pariwisata Hamzah Fanshuri Damanik, serta Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setdako Sari Dewi Rizkiyani Damanik.

Dalam arahannya, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing menegaskan bahwa validitas data menjadi kebutuhan utama di era digital untuk mendukung pelayanan publik yang lebih efektif.

Menurutnya, Dashboard Satu Data akan membantu pemerintah dalam melakukan monitoring kinerja, menyusun kebijakan berbasis bukti (evidence based policy), serta memperkuat tata kelola data di lingkungan Pemko Pematangsiantar.

“Harapannya, data dari inovasi Dashboard Satu Data ini dapat dipakai sebagai bahan rapat dalam merumuskan kebijakan di Kota Pematangsiantar, sehingga pendapatan daerah dan penggunaan anggaran Pemerintah Kota Pematangsiantar dapat semakin optimal,” ujarnya.

Subrata juga mengajak seluruh perangkat daerah memberikan dukungan penuh agar inovasi tersebut dapat berjalan optimal sebagai bagian dari transformasi Satu Data di Kota Pematangsiantar.

Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Bidang Pemerintahan, Dra Happy Oikumenis Daely menekankan pentingnya keberlanjutan program tersebut. Ia berharap inovasi Dashboard Satu Data tidak berhenti sebagai proyek pelatihan, tetapi benar-benar diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi pemerintah maupun masyarakat.

Dukungan serupa disampaikan Kepala BPKPD Alwi Adrian Lumban Gaol. Menurutnya, Dashboard Satu Data menjadi langkah strategis dalam mewujudkan integrasi layanan digital, termasuk mempermudah masyarakat dalam pengurusan pajak dan perizinan di masa mendatang.

Kepala Dinas Kominfo Kota Pematangsiantar Johannes Sihombing menambahkan, keberhasilan implementasi Dashboard Satu Data sangat bergantung pada kolaborasi seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan.

“Dukungan dari seluruh stakeholder sangat dibutuhkan agar inovasi ini tidak hanya menjadi rancangan, tetapi dapat diimplementasikan secara nyata dan memberi dampak positif bagi peningkatan kualitas layanan publik di lingkungan Pemerintah Kota Pematangsiantar,” tegas Johannes.

Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan komitmen bersama seluruh peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan proyek perubahan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.

Melalui langkah ini, Pemko Pematangsiantar menegaskan komitmennya dalam mempercepat transformasi digital melalui penguatan tata kelola data, integrasi layanan publik, serta penyusunan kebijakan berbasis data yang akurat, terpadu, dan real time. (*)