PEMATANGSIANTAR,UPDATE24NEWS.ID– Marpesta QRIS 2026 resmi ditutup. Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn menghadiri puncak sekaligus penutupan kegiatan yang dirangkai dengan Hari Indonesia Menabung Kota Pematangsiantar Tahun 2026 di Lapangan Adam Malik, Minggu (30/8/2026).
Wesly mengapresiasi Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar yang dinilai terus mendorong percepatan transformasi digital, khususnya dalam sistem pembayaran masyarakat.
Menurutnya, Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam bertransaksi secara nontunai. Satu kode QR dapat digunakan melalui berbagai aplikasi pembayaran.
“Hal ini tidak hanya mempermudah pelaku UMKM dalam menerima pembayaran, tetapi juga memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat,” ujar Wesly.
Puncak Marpesta QRIS 2026 turut dimeriahkan Siantar QRIS Run 2026 yang diikuti ribuan peserta dengan dua kategori, yakni 5K dan 10K. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian agenda tahunan KPw BI Pematangsiantar dalam memperluas penggunaan transaksi pembayaran digital.
“Acara ini bertujuan mempromosikan dan menarik minat masyarakat dalam penggunaan QRIS sebagai sistem pembayaran berbasis digital yang mudah dan aman,” katanya.
Rekening Pelajar Tembus 150.073
Tak hanya mendorong transaksi digital, Wesly juga menekankan pentingnya membangun budaya menabung sejak usia sekolah.
Ia mengajak para pelajar memanfaatkan berbagai produk keuangan resmi sekaligus mengubah pola konsumtif menjadi perilaku yang lebih produktif.
“Mari kita jadikan kegiatan Gemar Menabung sebagai budaya sekaligus mengubah perilaku konsumtif menjadi produktif,” ajaknya.
Wesly menyebut jumlah rekening pelajar di Pematangsiantar mengalami peningkatan signifikan. Dari 121.834 rekening pada 2024, jumlah tersebut meningkat menjadi 150.073 rekening pada 2026.
Ia berharap tren tersebut terus berlanjut sehingga dapat memperluas inklusi keuangan sekaligus membentuk generasi yang memiliki kebiasaan menabung sejak dini.
“Saya berharap pihak perbankan senantiasa memberikan kemudahan akses dan pelayanan terbaik agar seluruh lapisan masyarakat, gencar melakukan edukasi dan sosialisasi terkait Gerakan Indonesia Menabung serta berbagai produk tabungan yang tersedia,” tukasnya.
38 UMKM Transaksi Menggunakan QRIS
Sementara itu, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman mengatakan Marpesta QRIS merupakan wujud sinergi Bank Indonesia dengan pemerintah daerah, termasuk dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mendukung pengembangan ekonomi daerah.
“Juga mendukung pencapaian program pemberdayaan masyarakat melalui kompetisi bertema QRIS. Terbaru, kita juga melakukan kampanye Kartu Kredit Indonesia,” kata Ahmadi.
Dalam pelaksanaan Marpesta QRIS, sebanyak 38 UMKM diberikan kesempatan untuk bersinergi dan melakukan transaksi menggunakan QRIS.
Dari kegiatan tersebut, tercatat 1.865 transaksi QRIS selama dua hari, yakni pada 28 dan 29 Agustus 2026.
“Selama dua hari, 28 dan 29 Agustus 2026, terdapat 1.865 transaksi menggunakan QRIS,” ungkap Ahmadi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemko Pematangsiantar, Forkopimda, perbankan, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Marpesta QRIS 2026.
Lukisan Wesly dari Limbah Uang
Penutupan Marpesta QRIS juga diwarnai penyerahan lukisan bergambar Wali Kota Wesly Silalahi oleh Ahmadi Rahman.
Menariknya, lukisan tersebut dibuat menggunakan limbah uang, yakni Limbah Racik Uang Kertas (LRUK). Limbah tersebut berasal dari uang Rupiah rusak atau tidak layak edar yang telah dihancurkan oleh Bank Indonesia.
Selain itu, kegiatan turut diisi dengan peluncuran Program Pemberdayaan Masyarakat, Pengembangan Ekonomi Daerah dan Perluasan Akseptasi Digital.
Kemudian dilanjutkan dengan penyerahan buku tabungan secara simbolis kepada pelajar dalam rangka Hari Indonesia Menabung, senam, sosialisasi dan kuis, pengumuman pemenang lomba, pembagian door prize, serta hiburan.
Turut hadir mewakili Bupati Simalungun, Ketua Pengadilan Negeri Pematangsiantar Rinto Leoni Manullang, S.H., M.H, unsur Forkopimda, Kepala Perwakilan BI Sibolga Riza Putra, mewakili KPw BI Sumatera Utara, Kepala Lembaga Penjamin Simpanan 1-Medan Pramuji Novri Harlyanto, mewakili PT Bank Sumut Zulfan Kurniawan, Koordinator Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi, Koordinator Bank Sumut Syariah Cabang Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis, Ketua MUI Kota Pematangsiantar Drs H Muhammad Ali Lubis, Sekretaris Daerah Kota Pematangsiantar, Junaedi Antonius Sitanggang, S.STP., M.Si, para asisten, pimpinan OPD, pimpinan BUMD, perbankan, dan undangan lainnya. (*)




