SIMALUNGUN, Update24News.id – Kemacetan sempat terjadi di Jalan Lintas Saribu Dolok, tepatnya di Simpang Marjandi, Kabupaten Simalungun, setelah sebuah truk bermuatan batu bata mengalami patah as roda belakang dan menghambat badan jalan.
Mengantisipasi kepadatan kendaraan semakin panjang, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Simalungun langsung turun ke lokasi dan melakukan pengaturan arus lalu lintas dengan sistem buka tutup.
Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba mengatakan, langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari kegiatan Turjawali (Pengaturan, Penjagaan dan Patroli) untuk memastikan arus kendaraan dari kedua arah tetap dapat bergerak.
“Kegiatan ini dilaksanakan pada Sabtu, 3 Oktober 2026, mulai pukul 15.00 WIB hingga selesai, bertempat di Jalan Lintas Saribu Dolok, tepatnya di Simpang Marjandi,” ujar AKP Verry Purba saat dikonfirmasi, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, gangguan lalu lintas bermula setelah Kanit Patroli Satlantas Polres Simalungun Ipda Andryasih Saragih, S.H., menerima laporan mengenai adanya kemacetan di lokasi akibat truk bermuatan batu bata mengalami patah as roda belakang.
Posisi truk yang mengalami kerusakan membuat sebagian badan jalan tidak dapat dilalui kendaraan. Kondisi tersebut menyebabkan ruang gerak kendaraan dari kedua arah menjadi terbatas dan berpotensi menimbulkan antrean lebih panjang apabila tidak segera ditangani.
“Melalui laporan tersebut, personel Satlantas yang berada di lokasi langsung melaksanakan kegiatan buka tutup arus lalu lintas guna mengurai kepadatan kendaraan yang terjadi akibat insiden tersebut,” jelasnya.
Pengaturan dilakukan secara bergantian. Kendaraan dari satu arah diberikan kesempatan melintas terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan kendaraan dari arah berlawanan. Skema tersebut diterapkan karena badan jalan menyempit akibat keberadaan truk yang mengalami kerusakan.
Langkah cepat itu juga dilakukan untuk mengantisipasi kemacetan berkepanjangan, terlebih jalur tersebut merupakan salah satu akses utama yang menghubungkan kawasan Saribu Dolok dan wilayah sekitarnya.
“Antisipasi dini ini bertujuan untuk mencegah terjadinya kemacetan yang lebih panjang, khususnya pada malam hari, mengingat jalur tersebut merupakan salah satu akses utama yang ramai dilalui kendaraan dari dan menuju kawasan Saribu Dolok dan sekitarnya,” kata AKP Verry Purba.
Dalam penanganan tersebut, enam personel Satlantas Polres Simalungun diterjunkan ke lokasi. Mereka terdiri dari Ipda Andryasih Saragih, S.H., selaku Kanit Patroli, bersama Aiptu J.K. Ginting, Aiptu Warasi, Aiptu Jhon Purba, Aipda Hadi dan Bripka Geraldo Saragih.
Personel melakukan pengaturan sekaligus memastikan kendaraan dapat melintas dengan aman di sekitar lokasi truk yang mengalami kerusakan. Cuaca saat kegiatan berlangsung dilaporkan dalam kondisi cerah.
“Arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat insiden tersebut dapat kembali terurai dan berjalan lancar berkat kesigapan personel yang langsung turun ke lokasi,” ungkap AKP Verry Purba.
Ia menambahkan, respons cepat terhadap gangguan lalu lintas menjadi bagian dari pelayanan kepolisian kepada masyarakat. Setiap gangguan yang berpotensi menghambat mobilitas pengguna jalan diupayakan segera ditangani agar tidak berkembang menjadi kemacetan yang lebih luas.
Kasat Lantas Polres Simalungun AKP Friska Susana, S.H., melalui Kasi Humas Polres Simalungun juga mengapresiasi personel yang telah sigap menangani situasi tersebut.
“Kami akan terus meningkatkan kesiagaan personel di lapangan, khususnya pada titik-titik rawan kemacetan maupun rawan kecelakaan, agar masyarakat yang beraktivitas di jalan raya dapat merasa aman dan nyaman setiap harinya,” ujar AKP Verry Purba.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, pihaknya mengimbau para pengemudi, khususnya kendaraan niaga dan truk bermuatan, untuk memastikan kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan.
“Kami mengimbau kepada seluruh pengemudi, khususnya kendaraan niaga atau truk bermuatan, agar senantiasa memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima sebelum melakukan perjalanan jauh,” katanya.
Menurutnya, pemeriksaan kendaraan sebelum berangkat penting dilakukan untuk meminimalkan risiko kerusakan di tengah perjalanan yang tidak hanya dapat mengganggu kelancaran lalu lintas, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan lainnya.
Penanganan gangguan lalu lintas di Simpang Marjandi tersebut menunjukkan respons personel Satlantas Polres Simalungun terhadap kondisi di lapangan. Dengan pengaturan arus secara langsung, kepadatan kendaraan dapat dikendalikan sehingga mobilitas masyarakat di jalur tersebut kembali berjalan dengan lancar.(Ril/Red)






