Update24News.id, Oleh: Josep Franklin Sihite
Setiap orangtua mengimpikan anak-anaknya mendapatkan pendidikan terbaik, khususnya ditingkat SMA karena merupakan jembatan yang baik untuk melanjutkan ke perguruan tinggi. Sehingga dari tahun ke tahun persaingan untuk masuk SMA unggulan makin ketat.
SMA unggulan; seperti SMA Unggul DEL, SMAN 2 Balige Asrama Yasop, SMAN 1 Matauli (Asrama), SMAN 2 Lintongnihuta, SMA Taruna Nusantara, dan Sekolah Unggulan lainnya
Pada umumnya sekolah unggulan memiliki sistem seleksi yang hampir sama yaitu terdiri dari dua tahapan.
Tahap pertama adalah Tes Kompetensi Akademik (TKA). Tahap kedua meliputi Tes Potensi Akademik (Psikotest), Tes Wawancara, Tes Kesehatan dan Tes Kesamaptaan.
Pengalaman kami hampir 20 tahun sebagai pewawancara calon siswa/I SMAN 2 Balige Asrama Yasop. Seringkali orangtua siswa/I yang anaknya hendak ikut ujian seleksi meminta masukan bagaimana menghadapi ujian SMA unggulan khususnya Yasop. Tetapi mereka datang ketika anaknya hendak ujian satu minggu lagi, sehingga masukan yang saya berikan juga tidak terlalu berpengaruh lagi.
Untuk Itu dalam tulisan ini kami ingin memberi masukan bagi saudara-saudari yang anaknya ingin masuk SMU unggulan agar mempersiapkan diri jauh-jauh hari sebelum ujian.
Seleksi masuk SMA unggulan mungkin hanya satu sampai tiga hari saja, tetapi sangat menentukan anak kita untuk lolos atau tidak. Persis seperti pelari sprint yang bertanding hanya sepuluh detik saja untuk menentukan pemenang atau kalahdalam sebuah olimpiade , tetapi dia harus latihan keras penuh disiplin bertahun-tahun hanya untuk bertanding 10 detik saja. Demikian juga anak-anak yang ikut seleksi harus Latihan jauh-jauh hari dengan tekun, disiplin, motivasi tinggi. Penentu mereka lulus atau tidak adalah mereka sendiri.
Banyak isu beredar ada hal lain menentukan mereka lulus atau tidak, tetapi saya katakan itu tidaklah benar. SMA unggul akan selalu mempertahankan reputasinya sebagai SMA Unggul dengan mempertahankan system seleksi yang murni, ketat dan adil. Jika tidak demikian bisa dipastikan SMA tersebut tidak akan bertahan ditengah persaingan yang demikian ketat.
Secara umum akan kami jelaskan ujian seleksi untuk masuk di SMA Unggulan dan bagaimana tips-tips untuk mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Seperti saya jelaskan diatas biasanya ada dua tahapan seleksi yaitu:
A. Test Tahap I ; Test Kompetensi Akademik (TKA)
Tes ini digunakan untuk mengukur kemampuan dan pengetahuan akademik seseorang yang terdiri dari meliputi pelajaran Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Supaya dapat berhasil dalam tes ini, ada beberapa tips :
1. Harus banyak latihan mengerjakan soal-soal akademik. Bank soal banyak dijual ditoko buku, selain dari soal -soal dari sekolah, internet, soal seleksi masuk SMA unggulan , soal olimpiade, dll. Latihan soal harus dilakukan jauh-jauh hari sebelum ujian seleksi, tidak ada sistem kebut semalam. Tak ada hasil yang instan dalam belajar semua memerlukan kerja keras, disiplin, ketekunan dan motivasi.
2. Rajin mengikuti try out, olimpiade dan sejenisnya, untuk mengukur sejauh mana kemampuan diri; selain itu untuk dapat merasakan tingkat persaingan dan suasana tes yang sebenarnya. Melatih manajemen waktu mengerjakan soal.
3. Jika memungkinkan les khusus mata pelajaran yang diujikan.
4. Kurangi waktu bermain, alihkan dengan banyak Latihan, buat jadwal yang teratur untuk mengerjakan soal-soal yang diujikan saja.
B. Tes Tahap II.
Setelah lulus seleksi tes Tahap I ( Tes Akademik) , maka berikutnya adalah Tes Tahap II yang meliputi :
1. Tes Potensi Akademik (TPA)
Tes Potensi Akademik (TPA) adalah jenis tes yang digunakan untuk mengukur kemampuan kognitif dan potensi akademik seseorang, seperti kemampuan verbal, numerik, dan logika
a.Pelajari Pola Soal: TPA biasanya memiliki pola soal yang berulang. Pelajari jenis-jenis soal yang sering muncul, seperti sinonim, antonim, analogi, deret angka, dan logika matematika.
b.Latihan Rutin: Lakukan latihan soal TPA secara rutin. Semakin sering berlatih, semakin terbiasa Anda dengan jenis soal dan cara menjawabnya.
c. Manajemen Waktu: TPA seringkali memiliki batas waktu. Latih diri Anda untuk menjawab soal dengan cepat dan tepat.
Soal – soal TPA banyak ditemukan ditoko buku ….LATIH DAN LATIH tiap hari
2. Tes Kesemaptaan.
Merupakan tes fisik untuk mengukur kesiapan mental dan fisik siswa/i dalam memasuki kehidupan asrama yang ketat dan berdisiplin. Tes ini biasanya meliputi :
a. Lari: Biasanya dilakukan selama 12 menit dengan target jarak tempuh tertentu.
b. Push-up, Sit-up, Pull-up: Gerakan ini menguji kekuatan dan daya tahan otot.
c. Shuttle Run: Lari bolak-balik dengan kecepatan tertentu, menguji kelincahan dan kecepatan.
Hal yang perlu dipersiapan untuk Tes Kesamaptaan adalah :
Latihan Fisik: Melakukan latihan fisik secara rutin dan teratur untuk meningkatkan kekuatan, daya tahan, dan kelincahan.
Perawatan Kesehatan: Memastikan kondisi fisik dalam keadaan sehat dan prima sebelum mengikuti tes.
Pola Makan Sehat: Mengonsumsi makanan bergizi untuk mendukung kinerja fisik selama tes.
Istirahat yang Cukup: tidur yang cukup untuk memulihkan energi dan kondisi fisik.
3. Tes Kesehatan
Tes kesehatan adalah pemeriksaan untuk mengevaluasi kondisi kesehatan seseorang dan mendeteksi penyakit sedini mungkin. Tes ini penting untuk memantau kesehatan, mendiagnosis penyakit, dan menilai risiko penyakit memasuki hidup asrama.
Pemeriksaan fisik: Meliputi pengukuran tanda-tanda vital (tekanan darah, suhu, detak jantung, nadi), pemeriksaan fisik umum, dan pemeriksaan organ-organ tubuh. Selain itu juga disyaratkan foto thorax dan tes hepatitis.
4. Tes Wawancara
SMA unggul biasanya tidak hanya anak yang unggul dalam akademik saja tetapi harus memiliki kemampuan interpersonal dan karakter yang baik. Tes ini juga bertujuan untuk mencari anak yang memiliki multi talent dibidang non akademis, seperti penguasaan alat musik, seni, bela diri, atau keterampilan lainnya diluar kemampuan akademis. Tes ini juga melihat motivasi dan kesiapan anak untuk hidup mandiri di asrama. Berikut adalah beberapa daftar pertanyaan yang umum ditanyakan pada waktu wawancara (interview).
1. Mengapa Anda mendaftar di sekolah ini dan kesiapan menjalani kehidupan asrama?
Pertanyaan ini ingin menilai seberapa self-motivated dirimu dalam menentukan sekolah. Untuk menjawab pertanyaan soal seperti ini, yang kamu butuhkan adalah pengenalan dan pemahaman tentang sekolah tujuanmu. Hal-hal yang perlu kamu tahu nilai yang ditanamkan sekolah kepada muridnya, prestasi sekolah, kegiatan-kegiatan di sekolah tujuan yang menurutmu sangat bernilai dan tidak dapat kamu jumpai di sekolah lain, serta manfaat bisa bersekolah di sekolah tujuanmu terhadap pencapaian tujuan hidupmu.
2. Apakah kamu juga mendaftar di sekolah lain?
Pertanyaan ini mengukur seberapa besar komitmen dan niat kamu untuk bersekolah di sekolah tujuanmu. Mendaftar ke terlalu banyak sekolah lain, terkadang memiliki konotasi dan impresi yang kurang baik. Hal ini menunjukkan bahwa kamu hanya mencoba-coba, atau kamu tidak yakin dapat diterima karena keterbatasan kemampuan. Di sisi lain, menjawab tidak mendaftar sekolah lain terkadang juga memiliki anggapan yang kurang baik, karena pewawancara bisa menginterpretasikan dirimu sebagai individu yang tidak mempersiapkan rencana cadangan (plan B). Menyebutkan satu sekolah lain yang sebanding dan setaraf dengan sekolah tujuanmu, merupakan jawaban yang netral untuk pertanyaan ini. Pastikan sekolah lain tersebut mempunyai reputasi dan kredibilitas serupa, untuk menunjukkan bahwa kamu memang berniat masuk ke sekolah dengan kualitas terbaik.
3. Apa kelebihan dan kekuranganmu?
Siapkan jawaban untuk pertanyaan ini. Mengapa? Orang yang tahu kelemahan dan kelebihan dirinya sendiri merupakan orang yang mawas diri dan tahu cara menempatkan dirinya. Tidak perlu menonjolkan dan menyampaikan kekurangan secara detail karena dapat menjadi boomerang bagi diri sendiri. Tonjolkan dan lebih banyak menyampaikan kelebihan-kelebihan yang kamu miliki. Terlebih kamu harus jeli melihat jenis aktivitas atau bakat apa yang dicari atau menjadi incaran sekolah tersebut. Sebagai contoh sekolah A terkenal akan prestasi basket dan paduan suaranya, maka kaitkanlah kelebihanmu dengan talenta tersebut apabila memang talentamu berhubungan.
4. Ceritakan tentang dirimu, latar belakang dan kehidupan sehari-hari.
Beberapa hal yang bisa kamu ceritakan, di antaranya asal/ domisili. Asal/ domisili diperlukan apabila kamu dari luar kota atau luar pulau. Selain itu, asal SMP, prestasi selama SMP, pengalaman berorganisasi saat SMP, kegiatan di luar sekolah, kemampuan/ keahlian khusus / hobi, seperti musik, olahraga, IT, programming, web-design, menari, seni drama, bahasa, dll.
5. Pengenalan terhadap keluarga?
Pertanyaan ini menguji dan menilai apakah peserta memiliki kepedulian terhadap keluarga dan saudara-saudaranya.
6. Apa cita-cita dan mimpimu?
Pertanyaan ini menguji dan menilai apakah peserta wawancara memiliki tujuan yang jelas dalam hidupnya. Pastikan kamu memiliki jawaban untuk pertanyaan ini. Hal ini bisa meliputi profesi yang diharapkan, nilai dalam hidup, kontribusimu terhadap kemajuan keluarga dan saudara.
7. Apakah kamu ada pertanyaanatau ada yang mau disampaikan?
Siapkan minimal satu pertanyaan untuk ditanyakan tentang apapun. Pertanyaan ini menunjukkan sikap yang kritis. Jangan sampai metidak menjawap pertanyaan ini.
Dalam menghadapi wawancara perlu menjaga sikap yang baik dan memberikan kesan yang baik bagi pewawancara seperti :
1. Memberi salam di awal dan akhir wawancara.
2. Pandangan mata menuju ke mata atau dahi pewawancara.
3. Sikap duduk yang baik.
4. Ucapkan kata “terima kasih”, maaf”, dan “permisi”.
5. Menjawab dengan percaya diri dan suara lantang.
Tes wawancara juga memerlukan latihan. Lakukan latihan dengan guru, orang tua, atau siapapun yang bisa memerankan pewawancara, agar terbiasa berbicara jelas, percaya diri dan menghilangkan rasa grogi. Latihan ini dapat direkam untuk dapat dievaluasi ekspresi, gaya bicara, kemantapan jawaban, dll.
Dari pengalaman kami mewawancara, beberapa Kabupaten secara terkoordinir melakukan pelatihan serta simulasi ujian seleksi masuk sekolah unggulan bagi siswa/i dari daerahnya. Tapi dari Kabupaten Humbang Hasundutan, Samosir, Toba dan Tapanuli Utara belum melakukannya sehingga siswa/I tersebut sudah tertinggal selangkah dari daerah lain. Ada juga beberapa SMP yang melaksanakan les khusus untuk anak didiknya untuk menghadapi tes masuk SMA unggulan.
Pada tahun 2008 sampai dengan tahun 2013 kami pernah mencoba melakukan try out, tes Kesehatan, Test Potensi Akademik secara gratis di Kabupaten Humbang Hasundutan; Kecamatan Lintongnihuta, Kecamatan Paranginan, Kecamatan Doloksanggul, Kecamatan Pollung, dan Kecamatan Baktiraja, terbukti pada tahun tahun tersebut banyak anak-anak yang ikut kegiatan tersebut banyak diterima di SMA unggul.Dari kegiatan tersebut dapat disimpulkan bahwa dengan pelatihan yang baik ternyata bisa menembus SMA unggulan. Perlu ada Kerjasama yang baik semua stakeholder untuk meningkatkan kualitas dan daya saing anak-anak kita untuk dapat memperoleh Pendidikan yang baik.
Akhir kata siapa yang tekun Latihan akan menjadi pemenang, pemain bola yang hebat saja seperti Leonel Messy harus Latihan tiap hari, tanpa Latihan akan dibangku cadangkan alias tidak dimainkan. Jika anak kita mau masuk SMA unggulan tahun depan, mulai dari sekarang , kita beri dorongan, Latihan,motivasi dan doa kita. Terima kasih.
Penulis: Josep Franklin Sihite





