SIMALUNGUN, Update24News.id – Kepedulian dan respons cepat terhadap kondisi masyarakat kembali ditunjukkan Polres Simalungun, Polda Sumatera Utara. Melalui Polsek Sidamanik, personel kepolisian bersama sejumlah instansi terkait turun langsung membantu penanganan material tanah longsor yang menutupi Jalan KSPN Lingkar Danau Toba.

 

Kegiatan pembersihan tersebut berlangsung di Dusun I Sait Borno, Nagori Pematang Tambun Raya, Kecamatan Pematang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Rabu (7/10/2026).

 

Penanganan ini dilakukan untuk memastikan akses jalan kembali dapat dilalui dengan aman, sehingga aktivitas masyarakat tidak terganggu dan mobilitas menuju kawasan Danau Toba dapat berjalan dengan baik.

 

Kapolsek Sidamanik AKP Rudi Panjaitan, S.H., melaporkan kegiatan tersebut kepada Kapolda Sumatera Utara. Ia menjelaskan bahwa penanganan longsor merupakan tindak lanjut dari koordinasi antara Polsek Sidamanik dengan Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Pematang Sidamanik.

 

“Izin melaporkan kegiatan tindak lanjut pengecekan bencana tanah longsor yang dilakukan oleh personel Polsek Sidamanik bersama berbagai instansi terkait,” ujar AKP Rudi Panjaitan dalam laporannya.

 

Pembersihan material longsor dimulai sekitar pukul 12.30 WIB dan berlangsung hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, Polsek Sidamanik bersama unsur pemerintah kecamatan serta Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Simalungun melakukan pemantauan sekaligus membantu kelancaran proses pembersihan.

 

Jalan KSPN Lingkar Danau Toba sendiri merupakan salah satu jalur penting yang mendukung mobilitas masyarakat sekaligus akses menuju kawasan pariwisata Danau Toba.

 

Untuk mempercepat proses penanganan, Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Simalungun mengerahkan alat berat guna membersihkan material tanah yang menutup badan jalan.

 

Kapolsek Sidamanik bersama personel dan Camat Pematang Sidamanik Manganjur Lumbangaol turut melakukan monitoring di lokasi.

 

“Kapolsek Sidamanik bersama personel dan Camat Pematang Sidamanik melakukan monitoring pembersihan tanah akibat bencana dengan menggunakan alat berat dari Dinas PU Kabupaten Simalungun,” jelasnya.

 

AKP Rudi mengatakan, kegiatan tersebut menjadi wujud kerja sama lintas instansi dalam merespons bencana yang berdampak langsung terhadap kepentingan masyarakat.

 

Menurutnya, koordinasi yang sudah dilakukan sebelumnya dengan Forkopimca menjadi bagian penting dalam memastikan penanganan longsor dapat dilakukan secara cepat dan terarah.

 

“Kegiatan hari ini adalah bentuk nyata dari implementasi Polisi Bersama Masyarakat, dengan tindak lanjut dari kegiatan sebelumnya yang telah dikoordinasikan bersama Forkopimca Kecamatan Pematang Sidamanik,” ujarnya.

 

Selain membantu proses pemantauan, Polsek Sidamanik juga memberikan perhatian terhadap keamanan selama alat berat menuju lokasi. Bhabinkamtibmas Bripka Holmes Sihaloho bersama personel Lantas Aipda Irma Yudi melakukan pengawalan alat berat dari Kecamatan Sidamanik hingga tiba di lokasi longsor.

 

Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan perjalanan alat berat berlangsung aman dan lancar, mengingat kendaraan tersebut akan digunakan untuk menangani material longsor yang menutup akses jalan.

 

“Atas perintah kami, Bhabinkamtibmas dan personel Lantas melakukan pengawalan alat berat dari Kecamatan Sidamanik untuk memastikan perjalanan alat berat berjalan dengan lancar dan aman,” kata AKP Rudi.

 

Saat dilakukan monitoring, proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Pihak terkait memperkirakan pekerjaan dapat diselesaikan pada hari yang sama, sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan jalan tersebut secara normal.

 

“Kegiatan pembersihan sedang berlangsung dan diperkirakan akan selesai pada hari ini juga agar masyarakat dapat kembali menggunakan akses jalan tersebut,” ungkapnya.

 

Kapolsek menegaskan bahwa selama kegiatan penanganan berlangsung, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Nagori Pematang Tambun Raya tetap aman dan kondusif.

 

“Situasi kamtibmas Nagori Pematang Tambun Raya, Kecamatan Pematang Sidamanik aman dan kondusif,” tutup AKP Rudi Panjaitan, S.H.

 

Penanganan longsor ini sekaligus memperlihatkan pentingnya sinergi antara kepolisian, pemerintah kecamatan, dinas terkait, dan masyarakat dalam menghadapi bencana.

 

Dengan koordinasi yang baik dan respons yang cepat, diharapkan akses masyarakat dapat segera kembali normal serta aktivitas warga maupun mobilitas menuju kawasan Danau Toba tetap berjalan dengan aman dan lancar.