Simalungun, Update24News.id – Warga yang bermukim di seputaran jalan Ebenezer, kelurahan Sinaksak, Kecamatan Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, keluhkan jalan rusak.

Mereka terpaksa secara swadaya untuk membenahi jalan rusak tersebut dengan berswadaya.

Menurut warga, jalan itu sudah cukup lama mengalami kerusakan, namun pihak Pemkab Simalungun terkesan acuh soal kondisi jalan tersebut. Sehingga mereka kecewa dan terpaksa membenahi jalan rusak tersebut dengan cara swadaya.

Salah seorang warga bernama Iwan mengaku kecewa terhadap Pemkab Simalungun yang tak kunjung memperbaiki jalan rusak tersebut.

“Kami kecewa kepada Pemerintah setempat, khususnya pemerintah kabupaten Simalungun yang tak kunjung membenahi jalan kami ini,’ ucap Iwan kepada wartawan, Senin(29/9).

Senada dengan Iwan, warga lainnya bernama beni Sinaga mengaku sangat miris dengan kondisi jalan rusak di wilayah tempat tinggalnya itu.

“Sangat kecewa terhadap Pemkab Simalungun, tak mau melihat jalan rusak ini. Mirisnya lagi, jika hujan deras dan banjir, maka air akan tergenang di tengah badan jalan rusak ini,” ungkap beni lirih.

Warga berharap kepada Pemerintah Kabupaten Simalungun kiranya secepatnya memperbaiki jalan tersebut.

“Kami selaku masyarakat Simalungun di Ebenezer ini berharap kepada Pemkab Simalungun, kiranya memperbaiki jalan Ebenezer. Sehingga tidak terjadi lagi kebanjiran dan jalan ini cantik sediakala,”tandas warga.

Terlihat dilokasi, beberapa warga melakukan pembenahan jalan berlubang itu dengan cara menyemen lubang yang cukup parah di badan dan bahu jalan.

Selain meminta Pemkab Simalungun membenahi jalan rusak, warga jalan Ebenezer itu juga berharap agar Pemkab Simalungun memberikan lampu penerangan jalan.

“Kami juga berharap agar pemerintah kabupaten Simalungun memasang lampu penerangan jalan di sepanjang jalan kami ini,” ujarnya penuh harap.

“Kiranya pemerintah kabupaten Simalungun lebih perduli terhadap masyarakatnya dan peka terhadap apa yang terjadi di kabupaten Simalungun,” tambah warga mengakhiri.

Sampai berita ini diturunkan ke redaksi, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak terkait perihal keluhan masyarakat tersebut.(Red)