PEMATANGSIANTAR, Update24News.id – Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, S.H., M.Kn., menerima audiensi dan silaturahmi Kepala Cabang Bank Sumut Syariah Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis beserta jajaran di ruang kerja wali kota, lantai II Balai Kota, Jalan Merdeka, Jumat (9/10/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota Wesly didampingi Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Pematangsiantar Sari Dewi Rizkiyani Damanik, S.STP., M.S.P., serta Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdako Pematangsiantar Rilan Syakban Pohan, S.STP., M.Si.

Wesly mengapresiasi inisiatif Bank Sumut Syariah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai literasi ekonomi syariah. Menurutnya, upaya tersebut penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif sekaligus memperkuat pemanfaatan prinsip-prinsip syariah dalam berbagai sektor kehidupan masyarakat.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan Bank Sumut Syariah dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang semakin kuat, khususnya melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pengembangan industri kreatif.

Menurut Wesly, ekonomi syariah tidak hanya terbatas pada layanan lembaga keuangan, tetapi juga mencakup berbagai sektor strategis, mulai dari pengembangan industri halal, pemberdayaan UMKM, digitalisasi sistem pembayaran, hingga peningkatan literasi keuangan syariah di tengah masyarakat.

Karena itu, ia berharap program-program yang dirancang dapat lebih menitikberatkan pada aspek teknis dan implementasi sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.

“Kalau bisa, program-program ekonomi syariah dapat fokus lebih banyak pada aspek teknis dan implementasi kegiatan. Pemko Pematangsiantar tentu mendukung penuh, dan saya berharap Bank Sumut Syariah juga terus melibatkan pemko,” ujar Wesly.

 

Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut Syariah Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis menyampaikan rencana pelaksanaan kegiatan Literasi Ekonomi Syariah yang berfokus pada Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf (ZISWAF).

Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Selasa (13/10/2026) di Gedung Inspektorat Kota Pematangsiantar.

Syufri menjelaskan, kegiatan itu merupakan salah satu agenda strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat dan aparatur mengenai pengelolaan dana sosial Islam, khususnya zakat, infak, sedekah, dan wakaf.

Menurutnya, pemilihan Gedung Inspektorat sebagai lokasi kegiatan juga memiliki makna tersendiri, terutama dalam menegaskan pentingnya transparansi, pengawasan, dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana sosial keagamaan.

“Kami akan mengadakannya Selasa ini (13 Oktober 2026) di Gedung Inspektorat. Ini merupakan agenda strategis untuk memperkuat pemahaman masyarakat dan aparatur mengenai pengelolaan Zakat, Infak, Sedekah, dan Wakaf. Mengingat pentingnya transparansi dan pengawasan, penggunaan Gedung Inspektorat menjadi simbol kuat bahwa tata kelola dana sosial Islam saat ini harus mengedepankan prinsip akuntabilitas dan kepatuhan syariah,” terangnya.

Melalui rencana kegiatan tersebut, Bank Sumut Syariah berharap pemahaman mengenai pengelolaan ZISWAF semakin meningkat, baik di kalangan aparatur maupun masyarakat luas.

Sinergi antara Pemko Pematangsiantar dan Bank Sumut Syariah diharapkan dapat terus diperkuat untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah yang tidak hanya berorientasi pada sektor keuangan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi pemberdayaan UMKM, pengembangan industri halal, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.(*)