Update24News.id, Batubara

Sekretaris DPD PAN Batubara Romi Lubis dan Ketua PUK.F.SPTI-K.SPSI desa Pahlawan Tanjung Tiram menyoroti kinerja Dinas perikanan dan peternakan Kabupaten batu bara yang terkesan tutup mata.

Pasalnya, Tempat pelelangan ikan(TPI) yang telah disediakan tidak berfungsi alias Kosong melompong dan Para pedagang ikan menggelar dagangannya di Pinggir jalan.

“Dinas Perikanan Peternakan Kabupaten Batu Bara Tutup Mata bang,” Ujarnya kepada media Update24News.id ketika dimintai tanggapannya perihal Pedagang yang menggelar dagangannya di pinggir jalan, Minggu (13/4/2025) saat berada di Ujung Bom Desa Pahlawan, Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batu Bara.

“Saya sangat sedih melihatnya di saat pagi dan sore hari Pasar Tempat Pelelang Ikan ( TPI) Yang berada di Desa Pahlawan Kosong orang yang Berdagang,pedagang ikannya rata- berdagang lari kepinggir jalan tempat berdagangnya di kosongkan. Ini kan merugikan Pengguna Jalan termasuk saya dan masyarakat lainnya, karena sulit melintasi jalan menuju pelabuhan Tanjung Tiram. Terlebih saat jam sibuk di waktu Pagi hari cukup padat,”ujarnya dengan nada kesal.

Dia mengimbau agar dinas terkait untuk segera melakukan penertiban dan bekerja serius menyikapi keluhan masyarakat.

“Saya Himbau kepada Dinas yang Terkait agar jangan tutup mata terkait ini,”tambahnya.

“Jangan Retribusi saja yang dikutip kepada pedagang Ikan, tertibkan dong,apakah sih kerja OPD Dinas Perikanan!?,” ungkapnya tegas.

Lebih lanjut Romi Lubis Meminta Bupati Batu Bara untuk menegur kepala dinas perikanan dan peternakan serta para organisasi perangkat daerah yang tidak bekerja maksimal.

“Kepada Bupati Bapak Baharuddin – Syafrizal agar segera menegur Kepala Dinas Perikanan dan Jajarannya untuk dapat menertibkan Para Pedagang tersebut,agar tercapai cita- cita kita menjadi Kota Bersih dan tertib dalam berdagang,” harap Bung Romi.

Senada dengan Romi Lubis,  Tokoh Masyarakat Kecamatan Tanjung Tiram Bapak H.Ruslan Hamid juga menyesalkan sikap dinas perikanan dan peternakan yang membiarkan para pedagang ikan menggelar dagangannya di pinggir jalan.

“Kalau Pagi Hari, mulai subuh saja saya Keluar Rumah sangat sulit memakai kendaraan, kerena rata- mereka para pedagang ikan menutupi Jalan di depan Rumah saya, ini sangat menyedihkan,” ungkapnya kepada awak media.

“Sepertinya Kadis Perikanan maupun Instansi yang Terkait Tutup mata,hal ini cukup lama lho,” tuturnya.

Dia juga berharap agar Bupati batubara H. Baharuddin Siagian untuk memerintah para OPD terkait agar menata para pedagang ikan tersebut.

“Saya harapkan kepada Bupati kita yang Baru dapat menegur Para OPD  terkait agar dapat menata para pedagang ikan di kota Tanjung Tiram,”pintanya mengakhiri.(Fdhlm/Red/Rev)