Update24News.id, Siantar – Warga gang Cumi-cumi, Kelurahan Pardomuan, Kecamatan Siantar Timur kian dihantui ketakutan akibat bebasnya peredaran Narkoba di Sekitar tempat tinggalnya.

Mereka mengaku semakin tidak nyaman dengan banyaknya orang yang tidak dikenal silih berganti berdatangan untuk membeli narkoba.

Ketakutan warga itu bukan tanpa alasan, sebab peredaran narkoba jenis sabu dilokasi semakin hari kian terang terangan bagaikan jual kacang goreng.

Hal itu disampaikan salah seorang ibu rumahtangga separuh baya ketika ditemui awak media, Senin(18/8/2025) pagi.

“Semakin hari kami semakin takut, karena sudah macam jual kacang goreng sabu sabu diatas itu,” ucapnya seraya menunjukkan ke arah lokasi peredaran narkoba.

“Udah gitu, hampir tiap menit orang yang tak kami kenal datang kesini. Ada yang jalan kaki, ada yang Naik kreta(sepeda motor-Red). Kadang ada yang naik mobil lalu jalan kesana. Kadang Sampai pagi pun ada yang datang, jadi terganggu kami istirahat karena suara mereka kuat kuat,” ungkapnya kesal.

Yang paling kami takutkan, lanjutnya, Anak – anak kami nantinya jadi ikut terjerumus memakai sabu itu. Makanya anak anak kami jadi terkekang tidak boleh keluar rumah bermain disekitar rumah sendiri,” sebutnya.

Mereka berharap agar pihak kepolisian benar benar serius melakukan tindakan dan menangkap bandar narkoba itu.

“Kami minta polisi secepatnya tangkap bandarnya, jangan sampai kami warga disini yang bertindak,” katanya dengan nada kesal.

Dari penelusuran awak media, Bandar narkoba di gang Cumi-cumi tersebut diketahui berinisial Naldoo Sihombiing.

Dalam mengedarkan narkoba itu, Naldoo disebut memberdayakan beberapa orang warga, yakni Goplaa, Candraa labu, sebagai pembagi buah(sebutan sabu).

Selain itu, ada juga beberapa orang yang ditempatkan sebagai Kenziro (mata-mata) untuk memantau siapa saja yang datang hendak belanja.

Ironisnya, Meski telah berulangkali disampaikan kepada kasat Resnarkoba Polres Siantar perihal informasi itu. AKP Irwanta Sembiring hanya menjawab akan di Lidik.

“Terimakasih infonya, Kami Lidik bang,” jawabnya.

Namun sampai saat ini, Peredaran narkoba di gang Cumi-cumi masih ramai sampai saat ini,Senin(18/8).