SIMALUNGUN |Update24News.id – Penemuan sesosok mayat perempuan misterius yang mengapung di aliran Sungai Bah Bolon, Huta III Nagori Bah Lias, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, menggegerkan warga. Hingga kini, identitas korban yang dijuluki Mrs. X masih menjadi misteri.

Unit INAFIS Sat Reskrim Polres Simalungun bahkan telah mengerahkan berbagai metode identifikasi forensik canggih untuk mengungkap identitas korban. Namun kondisi jenazah yang sudah membusuk parah membuat proses identifikasi berjalan sangat sulit.

“Kondisi mayat sudah dalam fase pembusukan lanjut. Wajah sulit dikenali dan sidik jari korban sudah tidak bisa terbaca,” ungkap Personel INAFIS Polres Simalungun, AIPDA Sujid Saputra, Rabu (20/05/2026).

Menurutnya, tim telah menggunakan berbagai metode mulai dari alat MAMBIS, pencocokan sinyalemen, pemeriksaan iris mata, struktur gigi hingga sidik jari. Namun seluruh upaya tersebut belum membuahkan hasil.

Korban diketahui berjenis kelamin perempuan dengan perkiraan usia di atas 40 tahun. Saat ditemukan, korban mengenakan kemeja merah dan celana panjang motif garis warna coklat bata.

Polres Simalungun kini membuka informasi seluas-luasnya kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga.

“Kalau ada yang mengenali ciri-ciri korban, segera hubungi Call Center 110 atau datang ke kantor polisi terdekat maupun RSUD dr Djasamen Saragih Pematangsiantar,” ujar Sujid.

Penemuan mayat itu bermula saat dua warga, Heri Susanto (41) dan Nuriadi (35), sedang menjaring ikan di Sungai Bah Bolon pada Minggu (17/05/2026) sore. Keduanya mendadak panik setelah melihat sosok mayat tersangkut di ranting pohon waru di pinggir sungai.

Laporan warga langsung direspons cepat oleh Kapolsek Bandar Huluan IPTU Patar Banjarnahor SH MH bersama personel kepolisian. Tim INAFIS Polres Simalungun kemudian turun ke lokasi melakukan olah TKP dan evakuasi jenazah.

Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa celana panjang hitam bergaris merah dan kaos lengan panjang warna merah muda.

“Kami tidak akan berhenti sampai identitas korban terungkap. Ini bentuk tanggung jawab kami kepada korban dan keluarganya,” tegas Kasi Humas Polres Simalungun AKP Verry Purba.

Kasus penemuan mayat misterius ini pun menjadi perhatian warga sekitar dan memunculkan berbagai spekulasi di tengah masyarakat.