SIMALUNGUN | Update24News.id – Semangat kebangkitan rohani menggema di tengah ribuan generasi muda dalam Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) bertajuk “Rise & Shine: Berdoa Untuk Negeri” yang digelar komunitas Youth Revival, Jumat (24/4/2026), di Gedung Rajawali IAKR, Jalan Ulakma Sinaga, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun.
Kegiatan terbuka ini dihadiri sekitar 2.500 pelajar SMA/SMK dari Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun. Mereka bersatu dalam doa dan penyembahan, dengan tujuan menumbuhkan iman yang kuat sekaligus membangun kepedulian terhadap bangsa dan negara.
Mengacu pada Yesaya 60:1, tema “Rise & Shine” mengajak generasi muda untuk bangkit dalam iman, bersinar dalam kasih, serta menjadi pendoa bagi Indonesia.
Acara menghadirkan pembicara utama, Ps. Ferry Y. Soemuruk, SE, M.Ag., yang menyampaikan pesan kebangkitan rohani bagi anak muda di tengah berbagai tantangan zaman.
Ketua Panitia Pelaksana, Rudi Siallagan, M.Th, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kegiatan ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Namun, ia menegaskan keyakinannya bahwa penyertaan Tuhan membawa acara ini terlaksana dengan baik.
“Peserta yang hadir hari ini adalah generasi penerus yang akan menjadi tiang-tiang gereja dan masyarakat. Melalui KKR ini, kita harus bangkit dan bersinar menjadi calon pemimpin masa depan,” ujarnya.
Ketua IAKR, Naomi Sirait, turut menyampaikan apresiasi kepada panitia serta rasa bangganya atas antusiasme para peserta. Ia berharap momentum ini dapat memacu semangat generasi muda untuk terus berkembang dan berkontribusi bagi negeri.
Sementara itu, Ketua Umum Panitia, James Andohar Siahaan, S.STP., M.M., menekankan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045.
“Kami berharap adik-adik yang hadir dapat membentuk karakter menjadi pemuda yang handal dan berakhlak, serta mampu bersaing hingga tingkat nasional,” katanya.
Dukungan juga datang dari dunia pendidikan. Kepala Cabang Dinas Pendidikan SMA/SMK Wilayah VI, August Sinaga, S.Pd., S.ST., M.AP., menyoroti pentingnya pembentukan karakter di tengah tantangan zaman.
“Pendidikan karakter dalam iman Kristen bukan sekadar perilaku, tetapi transformasi hati dan pembaharuan budi. Tanpa karakter yang kuat, kecerdasan akademik tidak cukup untuk bersaing,” tegasnya.
Perwakilan DPD RI melalui tenaga ahli Ferry Panjaitan juga mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini sangat kompleks, mulai dari narkoba hingga pergaulan bebas. Hal senada disampaikan perwakilan DPRD Sumut yang menyoroti bahaya judi online dan ketergantungan digital.
Kegiatan ini turut dihadiri berbagai elemen, mulai dari sinode gereja seperti GPDI dan GKI Sumut, organisasi kepemudaan, hingga instansi seperti Polres dan BNN. Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Kesehatan juga menyediakan layanan cek kesehatan gratis, serta dukungan dari BPJS Ketenagakerjaan.
Sekretaris Panitia, Andry Napitupulu, SH, menutup rangkaian kegiatan dengan harapan besar akan lahirnya gerakan rohani di kalangan anak muda.
“Kami merindukan pergerakan rohani yang nyata. Kiranya setiap anak muda tidak hanya bersinar bagi diri sendiri, tetapi juga menjadi terang bagi negeri melalui doa,” pungkasnya.




