SAMOSIR, Update24News.id – Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto memimpin penanaman bawang putih serentak dalam rangka mendukung Program Percepatan Swasembada Bawang Putih Tahun Anggaran 2026 di Desa Maduma, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir, Rabu (19/8/2026).

 

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi sebagai tindak lanjut Tim Satgas Pangan Polri untuk mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional.

 

Kapolda Sumut didampingi sejumlah pejabat utama Polda Sumut serta Kapolres Samosir AKBP Rina Sry Nirwana Tarigan. Turut hadir Bupati Samosir Vandiko T. Gultom, Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk, Ketua DPRD Samosir Nasib Simbolon, unsur TNI, Kejari Samosir, kelompok tani, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat Desa Maduma.

 

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan rombongan Kapolda Sumut oleh Forkopimda dan masyarakat melalui Tari Tor-Tor. Selanjutnya, Kapolda meninjau bakti kesehatan dan kegiatan sosial bagi masyarakat.

 

Sekitar pukul 08.45 WIB, Kapolda Sumut bersama Forkopimda serta Kelompok Tani St. Adrianus Peajolo dan Kelompok Tani Lamtama melaksanakan penanaman bawang putih secara bersama-sama di lahan yang telah disiapkan.

 

Kegiatan dilanjutkan melalui Zoom Meeting bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto dalam rangka mendukung Program Percepatan Swasembada Bawang Putih Tahun Anggaran 2026 hingga sekitar pukul 11.45 WIB.

 

PLT Kasi Humas Polres Samosir BrigPol Gunawan Situmorang mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus upaya meningkatkan produksi pertanian dan kesejahteraan masyarakat.

 

“Penanaman bawang putih serentak di Desa Maduma merupakan bagian dari Program Percepatan Swasembada Bawang Putih T.A. 2026 yang dilaksanakan serentak di 17 provinsi di Indonesia,” ujar Gunawan.

 

Ia menyebutkan, sebanyak 105 kilogram bibit bawang putih telah dipersiapkan untuk ditanam di lahan seluas 8 rante.

 

Menurutnya, program tersebut diharapkan memperkuat ketahanan pangan, khususnya komoditas bawang putih, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian di Kabupaten Samosir.

 

Program ini menjadi bagian dari sinergi Polri, pemerintah daerah, kelompok tani, dan masyarakat dalam mendukung ketahanan pangan serta mempercepat terwujudnya swasembada bawang putih nasional.