PEMATANGSIANTAR | Update24News.id – Kasus tewasnya Jaka Jannes Malau akibat penganiayaan yang diduga dilakukan secara beramai-ramai di kawasan Taman Bunga, Jalan Merdeka, Kota Pematangsiantar, terus menjadi sorotan publik. Desakan agar seluruh pelaku segera ditangkap kini datang dari berbagai pihak, termasuk pengacara kondang Hotman Paris Hutapea.

 

Peristiwa yang terjadi pada 28 Mei 2026 sekitar pukul 22.30 WIB itu berlangsung di ruang terbuka, hanya beberapa meter dari Mapolres Pematangsiantar dan tepat di seberang Kantor Wali Kota Pematangsiantar. Aksi kekerasan tersebut bahkan disaksikan banyak warga dan sempat direkam hingga videonya beredar luas di media sosial.

 

Dalam rekaman yang beredar, terlihat sebuah mobil berlogo organisasi kemasyarakatan Ikatan Pemuda Karya (IPK) yang diduga digunakan para pelaku. Temuan itu semakin menyita perhatian masyarakat dan memicu desakan agar aparat kepolisian mengusut tuntas seluruh pihak yang terlibat.

 

Kasus ini juga telah menarik perhatian nasional. Anggota Komisi III DPR RI Mangihut Sinaga dan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) turut menyoroti penanganan perkara tersebut.

 

Terbaru, pengacara kondang Hotman Paris Hutapea melalui akun Instagram @hotmanparisofficial secara terbuka mendesak Kapolda Sumatera Utara agar segera menangkap seluruh pelaku penganiayaan yang menyebabkan Jaka Jannes Malau meninggal dunia.

 

“Halo Kapolda Sumut, tangkap semua pelaku. Hotman 911 akan bergerak,” tulis Hotman Paris dalam unggahannya yang disertai tangkapan layar video penganiayaan tersebut.

 

Desakan dari Hotman Paris menambah tekanan publik terhadap aparat penegak hukum untuk segera menuntaskan kasus tersebut. Pasalnya, hingga kini masih ada tersangka yang belum berhasil diamankan.

 

Polres Pematangsiantar sendiri telah menetapkan enam orang sebagai tersangka. Tiga di antaranya telah menyerahkan diri, sementara tiga lainnya masih dalam pengejaran.

 

Selain para tersangka, polisi juga telah mengamankan satu unit mobil berlogo IPK yang diduga digunakan saat peristiwa terjadi. Kendaraan tersebut kini berada di Mapolres Pematangsiantar sebagai barang bukti.

 

Keluarga korban berharap seluruh pelaku yang masih buron segera ditangkap dan diproses sesuai hukum yang berlaku, sehingga tidak ada pihak yang lolos dari pertanggungjawaban atas tewasnya Jaka Jannes Malau.

Sampai berita ini diterbitkan, Kapolda Sumut Irjen Pol Whisnu Hermawan belum memberikan tanggapan resmi. Konfirmasi tertulis melalui WhatsApp, Minggu(21/06/2026) tak kunjung dijawab.(Red)