SIMALUNGUN, Update24News.id – Polsek Tanah Jawa menggelar Operasi Kasih Sayang dengan menyasar pelajar yang kedapatan bolos sekolah saat jam belajar berlangsung. Dalam kegiatan yang dilaksanakan Jumat (25/9/2026), sebanyak 10 pelajar diamankan dari dua warung biliar di wilayah Nagori Balimbingan, Kecamatan Tanah Jawa, Kabupaten Simalungun.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kapolsek Tanah Jawa Kompol Banuara Manurung, S.H., bersama personel. Operasi dimulai sekitar pukul 10.00 WIB dengan menyisir sejumlah lokasi yang diduga menjadi tempat berkumpulnya pelajar pada jam sekolah.
Dua lokasi yang menjadi sasaran yakni warung biliar milik Leo Sihombing di Simpang Rumah Sakit Balimbingan, Nagori Balimbingan, serta warung biliar milik Suhedi di Jalan Pare, Nagori Balimbingan.
“Hari ini, Jumat 25 September 2026, sekira pukul 10.00 WIB, saya bersama personel Polsek Tanah Jawa memimpin langsung kegiatan Operasi Kasih Sayang dengan menyasar anak-anak sekolah yang kedapatan bolos pada jam belajar,” ujar Kompol Banuara.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian kepolisian terhadap masa depan generasi muda. Pelajar yang meninggalkan sekolah pada jam pelajaran dinilai membutuhkan perhatian dan pengawasan bersama agar tidak terjerumus ke dalam berbagai bentuk pergaulan negatif.
“Kami melakukan penyisiran ke sejumlah warung biliar yang kerap dijadikan tempat berkumpul oleh anak-anak sekolah pada jam pelajaran. Dari hasil operasi, kami berhasil mengamankan sebanyak 10 orang siswa dari berbagai sekolah akibat tidak masuk sekolah atau bolos,” katanya.
Terhadap para pelajar yang diamankan, petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap barang bawaan, termasuk isi tas dan telepon genggam. Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memastikan tidak terdapat barang maupun konten yang membahayakan atau melanggar ketentuan.
Setelah proses pemeriksaan, pihak kepolisian mengundang pihak sekolah, orang tua, dan perangkat desa untuk hadir di lokasi. Langkah tersebut dilakukan agar persoalan bolos sekolah dapat ditangani secara bersama melalui pembinaan dan pengawasan.
“Setelah dilakukan pengamanan dan pemeriksaan, kami langsung mengundang dan memanggil pihak sekolah, orang tua siswa, serta perangkat desa untuk hadir ke lokasi guna membahas persoalan ini bersama-sama,” ungkap Kompol Banuara.
Dalam kegiatan tersebut, hadir perwakilan dari tiga sekolah, yakni SMK Bina Guna, SMK Nusantara, dan SMK Teladan, bersama orang tua para pelajar yang diamankan.
Kapolsek bersama pihak sekolah dan orang tua kemudian memberikan bimbingan serta motivasi kepada para pelajar. Mereka juga diajak untuk memahami pentingnya mengikuti proses belajar dan menghindari kebiasaan yang dapat mengganggu pendidikan.
“Saya bersama perwakilan guru dan perwakilan orang tua memberikan bimbingan serta motivasi langsung kepada para pelajar tersebut. Kami mengajak para orang tua dan guru dari berbagai sekolah agar bersama-sama memberikan pengawasan dan bimbingan kepada anak-anak demi menyelamatkan masa depan mereka,” ujar Kompol Banuara.
Sebagai bentuk komitmen agar kejadian serupa tidak kembali terjadi, para pelajar yang diamankan bersama pemilik warung biliar juga membuat surat pernyataan.
“Baik para pelajar maupun pemilik warung biliar sepakat membuat pernyataan tertulis untuk tidak mengulangi hal yang sama di kemudian hari,” katanya.
Kegiatan tersebut melibatkan personel Polsek Tanah Jawa, perwakilan sekolah, orang tua pelajar, serta perangkat desa. Selama pelaksanaan Operasi Kasih Sayang, situasi berlangsung aman dan kondusif.
Kompol Banuara menegaskan bahwa kegiatan serupa akan terus dilakukan sebagai bagian dari upaya kepolisian memberikan perlindungan dan pembinaan kepada generasi muda.
“Operasi Kasih Sayang ini akan terus kami laksanakan secara rutin sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya dalam mendukung dunia pendidikan dan melindungi generasi muda dari dampak negatif pergaulan bebas maupun kebiasaan bolos sekolah,” pungkasnya.
Ia berharap sinergi antara kepolisian, pihak sekolah, orang tua, dan pemerintah desa semakin kuat sehingga pengawasan terhadap pelajar dapat dilakukan secara bersama-sama.
Semangat tersebut, menurutnya, sejalan dengan komitmen personel Polsek Tanah Jawa dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui semangat “Saya Siap, Saya Semangat, Pengabdian Terbaik, Salam Presisi.”






