Update24News.id, Batubara

Dunia Pendidikan Merupakan Poros dari sebuah meraih kesuksesan untuk Anak Negeri dan menunjang Topangan Generasi Penerus Bangsa. Maju mundurnya negeri tertopang SDM anak Negeri untuk mencerdaskan Bangsa, hal ini Tertuang Dalam Amanat UUD 1945.

Demikian Disampaikan Sekretaris Partai Amanat Nasional (PAN) Batubara Romi Lubis dihadapan tokoh masyarakat Emkol, Ucok Sorum, Pengusaha Amri dan Acep saat Ngopi bareng di Warkop Wak Alang yang berada di Pasar Mereng, Indrayaman, kecamatan Talawi, Kabupaten Batubara,Sabtu(12/4/2025).

Romi Lubis menyampaikan hal itu atas keprihatinannya dengan dunia pendidikan kabupaten batubara. Dimana sejak Kabupaten Batubara dimekarkan Dari kabupaten kabupaten Asahan, Dua Kepala Dinas dan beberapa Kabid serta Bupati Tersandung Kasus Korupsi.

 

“Fakta Duka yang dalam menyelimuti Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara di Negeri yang Bertuah ini,” Ujar Sekretaris DPD PAN Kabupaten Batu Bara Romi Lubis

Bagaimana kita tidak Berduka, lanjutnya, “Selama Mulai Mekarnya Kabupaten ini Pisah dari Asahan dan telah dua Bupati, Kepala Dinas dan Kepala Bidang di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara ini tersandung Kasus Hukum Korupsi. Ini kan sangat Memalukan kita bang.

Artinya Dinas tersebut tempat atau lumbung Banyak Anggaran dan incaran Para Pejabat yang bermental Korup,kita sangat membayangkan kapan sih Pendidikan di Batu Bara bisa maju dan dapat Mencerdaskan anak- anak negeri ini?” Tandasnya.

Romi Lubis mengingat-ingat kembali para pejabat yang tersandung kasus hukum akibat korupsi sejak pemekaran kabupaten batubara.

“Seingat saya pada Kepemimpinan Bupati Defenitif Pertama Bapak almarhum Ok.Arya, Kadis Pendidikannya Almarhum TMS terjerat hukum kasus Korupsi pada Anggaran tahun 2007-2008. Masuk lagi Bupati Kedua Bapak Zhr, kadis pendidikannya Rwi terjerat kasus hukum korupsi pada anggaran Tahun 2018-2019. Dan masih di dunia pendidikan, Kabid PN terjerat OTT ke Kepala Sekolah. Kemudian anggaran Tahun 2022-2023 Kadisnya Adn dan Kabid juga Mantan Sekretaris Dinas Pendidikan tersandung kasus Pungli P3K. Dan Hari ini terkuak kembali Mantan Kadis Pendidikan pada Anggaran tahun 2021-2022 saat itu  Kadisnya Ilyas Sitorus juga tersandung Kurungan Korupsi,” Jelas Bung Romi.

Merasa prihatin, selanjutnya Romi Lubis mengajak tokoh masyarakat, pemerhati dan seluruh masyarakat kabupaten batubara untuk mengawal OPD-OPD khususnya dinas pendidikan agar kasus korupsi tidak terulang kembali.

“Marilah kita Kawal OPD- OPD ini, terutama Dinas Pendidikan Kabupaten negeri ini demi menjaga dan dapat mencetak Anak- anak kita Pintar dan cerdas sehingga Masa depan generasi penerus kita lebih baik lagi,”imbuhnya.

Romi juga berharap kepada bupati batu bara H. Baharuddin Siagian dan Wabup Syafrizal lebih teliti dan selektif dalam memilih para kadis khususnya kadis pendidikan Batu Bara.

“Kepada Bupati yang baru ini Bapak Baharuddin Siagian dan Syafrizal agar selektif memilih dan memilah Kadis Pendidikan, sehingga kadis terpilih nantinya tidak bermental Korupsi dan tidak terulang kembali,moga kita bisa Bahagia Saza,”tutupnya.(Red/Fdhlm/Rev)