SIMALUNGUN |Update24News.id – Komitmen pemberantasan narkoba kembali ditegaskan jajaran Polsek Bosar Maligas, Kepolisian Negara Republik Indonesia. Sebuah gubuk yang diduga kuat menjadi lapak penyalahgunaan narkotika di perladangan Nagori Boluk, Kecamatan Bosar Maligas, Kabupaten Simalungun, digerebek dan dibakar hingga rata dengan tanah, Selasa (07/04/2026) petang.
Langkah tegas ini menjadi bukti bahwa perang terhadap narkoba bukan sekadar retorika. Aparat bergerak cepat, tanpa kompromi, menindak setiap laporan masyarakat yang masuk.
Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, membenarkan operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa tindakan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Polri dalam menjaga masyarakat dari ancaman narkotika.
“Kami tidak mengenal kompromi dalam menghadapi narkoba. Setiap laporan masyarakat adalah amanah yang wajib kami tindaklanjuti,” tegasnya.
Kapolsek Bosar Maligas, Sonni G. Silalahi, menjelaskan bahwa penggerebekan berawal dari laporan warga yang resah atas aktivitas mencurigakan di sebuah gubuk di kawasan perladangan Huta II Penggalangan.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kanit Reskrim Roy Jansen O. Sunggu bersama tim langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian sebelum bergerak ke lokasi.
Namun saat petugas tiba, sejumlah orang yang diduga pelaku langsung melarikan diri ke area perladangan yang dipenuhi semak belukar. Meski pengejaran dilakukan, para pelaku berhasil lolos.
Petugas kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan plastik klip bekas pakai yang mengindikasikan kuat lokasi tersebut digunakan sebagai tempat penyalahgunaan narkotika.
Tidak berhenti di situ, aparat berkoordinasi dengan perangkat desa dan pemilik lahan. Diketahui, pemilik lahan tidak mengetahui keberadaan gubuk ilegal tersebut dan mendukung penuh tindakan pembongkaran.
Dalam sinergi antara aparat dan masyarakat, gubuk tersebut akhirnya dirubuhkan dan dibakar hingga habis. Langkah ini sekaligus menjadi simbol perlawanan bersama terhadap peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Polsek Bosar Maligas menegaskan, operasi serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan.
“Kami akan terus bergerak dan memburu. Tidak ada ruang bagi narkoba di Bosar Maligas,” tutup Verry Purba.




