SIMALUNGUN |Update24News.id – Tangis haru pecah di sebuah rumah sederhana di Lingkungan III Perjuangan, Kelurahan Perdagangan III, Kecamatan Bandar, Kabupaten Simalungun, Rabu malam (06/05/2026). Setelah empat hari penuh kecemasan dan pencarian tanpa henti, Evi Verawaty Br. Siahaan akhirnya kembali memeluk putri tercintanya, Nadine Adeline Br. Hutagaol (16), yang sempat hilang meninggalkan rumah.
Momen penuh emosional itu terjadi sekira pukul 23.00 WIB. Rasa cemas yang selama beberapa hari menghantui keluarga perlahan berubah menjadi rasa syukur ketika Nadine akhirnya kembali pulang dengan selamat.
Di balik kepulangan Nadine, ada kerja keras personel Polsek Bandar Huluan bersama jajaran Polres Simalungun yang sejak awal bergerak cepat melakukan pencarian dan menyebarkan informasi ke berbagai pihak.
Kasi Humas Polres Simalungun, Verry Purba, mengatakan pihak kepolisian langsung bergerak begitu menerima laporan dari keluarga korban.
“Ini merupakan bentuk nyata pelayanan Polri yang humanis dan berintegritas. Begitu laporan diterima, personel langsung melakukan berbagai langkah pencarian, mulai dari penyebaran informasi, koordinasi, hingga publikasi melalui bidang kehumasan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (07/05/2026).
Peristiwa hilangnya Nadine bermula pada Sabtu pagi, 2 Mei 2026. Saat itu, Evi Verawaty melihat putrinya masih berada di rumah usai mandi. Ketika ditanya hendak pergi ke mana, Nadine menjawab tidak pergi ke mana-mana.
Namun sekitar pukul 10.00 WIB, Evi mendapati putrinya sudah tidak berada di kamar. Perasaan khawatir pun mulai muncul. Ia segera mencari ke sejumlah tempat, termasuk ke loket angkot Sinar Bangun di Jalan Merdeka Perdagangan, tetapi hasilnya nihil.
Dari keterangan seorang saksi bernama Samuel Sinaga (20), Nadine sempat terlihat menuju loket Perdagangan Trans. Informasi itu membuat keluarga terus berupaya mencari keberadaan remaja tersebut, namun selama beberapa hari pencarian belum membuahkan hasil.
Karena tak kunjung menemukan putrinya, Evi Verawaty akhirnya mendatangi Polsek Bandar Huluan pada Selasa malam (05/05/2026) untuk membuat laporan resmi orang hilang. Laporan itu tercatat dengan nomor L/GANGGUAN/B/4/V/2026/SPKT/POLSEK BANDAR HULUAN/POLRES SIMALUNGUN/POLDA SUMATERA UTARA.
Usai menerima laporan, personel Polsek Bandar Huluan langsung bergerak cepat. Mulai dari membuat laporan gangguan orang hilang melalui aplikasi Doors, menerbitkan STPL, hingga berkoordinasi dengan jajaran terkait untuk membantu pencarian.
Tak hanya itu, jajaran Kehumasan Polres Simalungun juga aktif menyebarkan informasi kehilangan Nadine melalui berbagai platform media dan jaringan informasi masyarakat. Publikasi itulah yang kemudian membantu informasi pencarian sampai kepada Nadine sendiri.
Hingga akhirnya, pada Rabu malam, Nadine memutuskan pulang ke rumah dan kembali ke pelukan keluarganya.
Dengan mata berkaca-kaca, Evi Verawaty mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh jajaran kepolisian yang telah membantu keluarganya.
“Anak kami akhirnya kembali pulang. Semua ini berkat bantuan Bapak Polisi, khususnya Polsek Bandar Huluan dan Polres Simalungun yang membantu mencari dan menyebarkan informasi. Karena publikasi itu juga, anak kami tahu kalau kami terus mencarinya hingga akhirnya mau pulang,” ungkapnya penuh haru.
Ia pun menyampaikan doa dan apresiasi kepada seluruh personel kepolisian yang telah bekerja membantu masyarakat.
“Terima kasih kepada Bapak Kapolres Simalungun, Pak Kapolsek Bandar Huluan, dan seluruh personel Polres Simalungun. Semoga selalu diberi kesehatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas,” ucapnya.
Sementara itu, Verry Purba menegaskan bahwa peristiwa ini menjadi bukti pentingnya sinergi antara masyarakat dan kepolisian dalam menangani setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat.
Ia juga mengimbau warga agar tidak ragu segera melapor apabila mengalami kejadian serupa.
“Polres Simalungun akan selalu hadir untuk masyarakat. Setiap laporan yang masuk akan menjadi prioritas untuk segera ditindaklanjuti,” tegasnya.




